← Kembali ke Informasi Terkini
Memahami Stres dan Dampaknya Dalam Kehidupan Keluarga
Dra.Karni (Psikolog RSST Klaten) - Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat dimana dasar-dasar pengalaman kehidupan manusia tersebut berkembang. Dalam kehidupan manusia pengalaman kebersamaan dan saling berbagi pengalaman sangatlah pola-pola fungsional yang sangat fleksibel harus dapat menyesuaikan diri secara fleksibel pula terhadap berbagai faktor pengaruh baik dari dalam maupun dari luar.
Faktor tersebut terbagi menjadi dua macam. Pertama, faktor internal yaitu berbagai faktor biologis-psikologis anggota keluarga dengan peranannya masing-masing. Kedua, faktor eksternal yakni berbagai faktor budaya, sosial dan ekonomi dari masyarakat.
Di dalam melaksanakan fungsinya keluarga akan senantiasa menghadapi tantangan dan masa-masa krisis. Potensi tantangan-tantangan tersebut antara lain :
- Perkembangan kepribadian masing-masing partner.
- Adaptasi dalam perkawinan.
- Peran sebagai orang tua dan pendidik.
- Perkembangan anak.
- Tuntutan berbagai sistem nilai.
- Tuntutan tata cara kebiasaan.
- Tuntutan kepercayaan yang berlaku dalam masyarakat.
- Menyediakan makanan dan perlindungan terhadap bahaya.
- Memupuk rasa kebersamaan untuk mengembangkan ikatan-ikatan afeksional dalam hubungan keluarga.
- Mengembangkan identitas pribadi dan identitas keluarga untuk kemantapan diri di dalam menghadapi pengalaman-pengalaman baru.
- Mengembangkan pola peranan seksual yang matang dan kemantapan untuk berperan seksual di kemudian hari.
- Melatih anggota keluarga ke arah integritas peranan sosial dan siap menerima tanggung jawab sosial.
- Perubahan dalam pola-pola kehidupan / kebiasaan / aktivitas seseorang ke arah yang lebih baik ataupun ke arah yang lebih buruk.
- Hal-hal yang mengganggu ketentraman hidup.
- Hal-hal yang tidak diinginkan atau tidak menyenangkan.
- Faktor stabilitas di dalam keluarga (internal).
- Faktor situasi dan kondisi lingkungan (eksternal).
- Faktor sifat dan kadar stres.
- Kehidupan keluarga tidak mengalami perubahan-perubahan nyata, karena stres di sini dirasakan oleh keluarga sebagaimana adanya atau dapat diselesaikan secara kompromi.
- Keluarga akan mengalami pertumbuhan dan pematangan psikososial yang lebih mantap serta menjadi dewasa dengan adanya pengalaman-pengalaman stres yang ada. Tentu keluarga tersebut dapat menyelesaikan dan berkompromi secara positif.
- Terjadi perubahan ke arah negatif dalam kesehatan dan fungsi kehidupan keluarga biasanya secara primer mengenai satu atau lebih anggota keluarga yang rentan dimana menimbulkan gangguan yang nyata dalam diri anggota tersebut. Dimana pada gilirannya kemudian mempengaruhi seluruh keluarga sebagai suatu unit.
- Keluarga yang sadar dan mengetahui dengan jelas konflik / problematik yang ada dan menghadapinya serta mencapai penyelesaian yang realistik dari konflik-konflik / problem-problemnya.
- Keluarga yang tidak segera dapat menyelesaikan.