← Kembali ke Informasi Terkini
Serangan Jantung
dr. Donna Paramita, Sp.JP - Penyakit jantung koroner adalah penyakit yang disebabkan penyumbatan pembuluh darah koroner yang bertugas menyalurkan oksigen dan nutrisi bagi otot jantung.
Penyumbatan tersebut akan berakibat matinya otot jantung akibat terhentinya pasokan oksigen dan nutrisi bagi jantung.
Serangan jantung bisa dimasukkan dalam kategori penyebab kematian utama di dunia. Ini dilihat dari data WHO dan Kementerian Kesehatan.
Penyebab / Faktor Risiko Serangan Jantung :
- Tekanan darah tinggi / hipertensi.
- Penyakit gula / DM yang tidak terkontrol.
- Sering konsumsi makanan berlemak.
- Kurang sayur dan buah.
- Tidak berolah raga.
- Stres emosional
- Merokok
- Nyeri dada hebat, dirasakan di belakang tulang dada, kadang terasa seperti dibakar, tertindih, mencengkeram bahkan tertusuk.
- Nyeri dapat menjalar hingga punggung, pundak, dan lengan kiri bahkan hingga rahang.
- Keringat dingin hebat.
- Nafas terasa berat.
- Kadang disertai mual dan muntah.
- Jangan Panik
- Jika memiliki persediaan obat isosorbid dinitrat, berikan 1 butir dengan cara dihisap di bawah lidah.
- Segera bawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
- Berilah informasi yang tepat kepada Dokter.
- Perbanyak Doa
- Istirahat Total
- Memasang selang oksigen.
- Merekam aktivitas listrik jantung.
- Memasang infus dan memberikan obat-obatan.
- Pemeriksaan laboratorium.
- Melakukan perawatan paripurna di ICCU.
- Jika diperlukan, pemeriksaan katerisasi jantung, balon, dan pemasangan ring di pembuluh darah koroner akan dilakukan.
- Killip I (tanpa kelas) : serangan jantung tanpa komplikasi penumpukan cairan di paru.
- Killip II : serangan jantung dengan komplikasi penumpukan ringan cairan di paru.
- Killip III : serangan jantung dengan komplikasi penumpukan berat cairan di paru.
- Killip IV : serangan jantung dengan komplikasi renjatan (syok).
- Lakukan kontrol rutin ke poliklinik Jantung dan Pembuluh Darah RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (mendapatkan obat rutin dan monitoring dari dokter).
- Kontrol faktor risiko.
- Hindari makan-makanan berlemak tinggi, kurangi gorengan, dan makanan bersantan.
- Perbanyak makan sayur, buah, kacang-kacangan, dan makanan berserat lainnya.
- Berolahraga rutin, setidaknya 3 (tiga) kali seminggu.
- Bergabung dengan komunitas Jantung Sehat, untuk bertukar informasi, dan saling memberi semangat.