← Kembali ke Informasi Terkini
Penyakit Gagal Jantung
dr. Hari Yusti Laksono, Sp.JP - Gagal Jantung adalah kondisi dengan gejala dan tanda kegagalan jantung memompa darah dengan baik, antara lain : mudah lelah, sesak, kaki bengkak yang diakibatkan oleh gangguan struktur dan fungsi jantung. Contohnya jantung bengkak, gangguan pompa – koroner – katup – listrik jantung.
Tanda dan Gejala Gagal Jantung :
- Sesak nafas saat aktivitas dan membaik saat istirahat.
- Sesak nafas saat berbaring dan lebih nyaman dengan ≥ 2 bantal.
- Sesak nafas saat tidur malam hari.
- Batuk berulang saat aktivitas.
- Hipertensi / tekanan darah tinggi.
- Merokok
- Diabetes Mellitus / Penyakit gula.
- Dislipidemia / tinggi lemak darah atau kolesterol.
- Obesitas / berat badan berlebih.
- Konsumsi alkohol
- Faktor keturunan
- Hipertensi yang lama mengakibatkan peningkatan beban kerja jantung, sehingga jantung akan menebal dan membengkak mengalami perubahan struktur dan fungsi pompa jantung.
- Konsumsi alkohol dapat merusak otot jantung secara langsung, membantu perusakan pembuluh darah koroner.
- Faktor keturunan : orang yang memiliki faktor keturunan dengan lemah otot jantung, akan membutuhkan penyesuaian aktivitas dan pengobatan untuk mencapai fungsi jantung yang mendekati orang normal.
- Pemeriksaan fisik
- Elektrokardiografi / rekam jantung.
- X-Ray Thorax / rontgen dada.
- Echokardiografi / USG Jantung.
- Pemeriksaan laboratorium sebagai penunjang.
- Kendali faktor risiko dengan perubahan gaya hidup :
- Tidak mengonsumsi makanan instan atau olahan yang tinggi gula dan lemak.
- Kurangi minuman jus buah yang tinggi tambahan gula.
- Ganti camilan manis tinggi gula dengan buah segar.
- Konsumsi 5 (lima) porsi atau segenggam per porsi buah dan sayur.
- Hindari alkohol
- Persiapkan bekal makan yang sehat.
- Periksa dan monitor tekanan darah, berat badan, kadar gula darah, dan kolesterol darah.
- Kenali dan segera periksakan ke dokter / RS jika ada keluhan nyeri dada, sesak nafas, mudah lelah, kaki bengkak, atau nyeri kaki hebat mendadak.
- Periksa, kontrol rutin ke dokter, minum obat teratur dan rutin sesuai jadwal.
- Kendali faktor risiko dengan perubahan gaya hidup.
- Periksa dan monitor tekanan darah, berat badan, kadar gula darah, kolesterol darah, fungsi ginjal dan hati sesuai petunjuk dokter.
- Kenali dan segera periksakan gejala dan tanda pembertan gagal jantung (sesak, nyeri dada, kaki / perut membengkak, dan lain-lain).