← Kembali ke Informasi Terkini
Mengapa Harus Periksa Kehamilan?
Humairo' Azzahro, AMKeb - Mengapa harus periksa ANC? Pemeriksaan kehamilan / ANC adalah serangkaian pemeriksaan yang dilakukan secara berkala dari awal kehamilan hingga proses persalinan untuk memonitor kesehatan ibu dan janin agar tercapai kehamilan yang optimal.
Tujuan Kunjungan
Tujuan asuhan antenatal adalah :
- Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang bayi.
- Mempertahankan kesehatan fisik, mental dan sosial ibu dan bayi.
- Membangun kepercayaan antara keluarga dan tenaga kesehatan dalam menganjurkan mereka untuk berpartisipasi memilih dan membuat informed choise tentang asuhan yang mereka dapatkan.
- Satu kali kunjungan pada trisemester pertama (sebelum 14 minggu).
- Satu kali kunjungan pada trimester kedua (antara 14-28 minggu).
- Dua kali kunjungan pada trimester ketiga (antara 28-36 minggu dan sesudah minggu ke 36).
- Pelayanan / asuhan antenatal.
- Bidan (BPS);
- Dokter umum (klinik umum);
- RS, Puskesmas, dan rumah bersalin (tema antara bidan dan dokter SPOG); dan
- Dokter spesialis obstetric dan gynekologi (SPOG).
- Pengukuran Tinggi Badan (cukup 1 kali)
- Pengukuran Tekanan Darah
- Pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA)
- Pengukuran Tinggi Rahim
- Penentuan letak janin dan penghitungan DJJ (Denyut Jantung Janin).
- Imunisasi TT (Tetanus Toksoid)
- Pemberian Tablet Tambah Darah
- Tes Laboratorium : Tes golongan darah untuk persiapan donor jika diperlukan; Tes kadar HB untuk mengetahui anemia / tidak; Tes urine / kencing untuk mengetahui protein + (positif) atau (negatif); dan Pemeriksaan darah lainnya sesuai indikasi (HIV, Malaria, Sifilis, dan lain-lain).
- Konseling / Penjelasan : Perawatan kehamilan; Pencegahan kelainan bawaan; Persalinan; IMD (Inisiasi Menyusu Dini); Nifas; Perawatan bayi baru lahir; ASI eksklusif; KB; dan Imunisasi.
- Tata Laksana / Pengobatan
- Muntah terus dan tidak mau makan;
- Demam tinggi;
- Bengkak kaki tangan dan wajah atau sakit kepala disertai kejang;
- Gerakan janin berkurang;
- Perdarahan pada hamil muda dan tua; dan
- Air ketuban keluar sebelum waktunya.
- Demam menggigil berkeringat. Bila ibu di daerah endemis malaria menunjukkan adanya gejala malaria;
- Sakit saat kencing atau keputihan gatal dan berbau;
- Batuk lama lebih dari 2 minggu;
- Jantung berdebar debar atau nyeri dada;
- Diare berulang; dan
- Sulit tidur dan cemas berlebihan.