← Kembali ke Informasi Terkini
Penyakit Mata Penyebab Utama Kebutaan di Indonesia
dr. Poppy Setiati Hadiningsih, Sp.M - World Sight Day (Hari Penglihatan Sedunia) merupakan kegiatan kampanye global tahunan di seluruh dunia pada setiap kamis pekan kedua di bulan Oktober untuk meningkatkan kewaspadaan kita semua terhadap kebutaan dan gangguan penglihatan. Pertama kali diinisiiasi pada tahun 2000 oleh Lions Club Internasional Foundation. WSD tahun ini jatuh pada tanggal 10 Oktober. Tema tahun ini : “VISION FIRST”.
Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) telah mendukung kegiatan WSD ini dalam upaya percepatan pencapaian target Penanggulangan Gangguan Kebutaan (PGP) melalui advokasi secara nasional pada tahun 2018. Indonesia mengikuti tema yang dianjurkan oleh WHO dan IAPB (Badan Internasional untuk Pencegahan Kebutaan) untuk peringatan WSD 2019 yang bertema “Vision First” atau tema nasional “Mata Sehat, SDM Unggul”. Hal ini berarti kesehatan mata hendaknya menjadi perhatian dan kepedulian kita semua karena tanpa kesehatan mata yang baik penglihatan akan terganggu, yang berdampak negatif terhadap kualitas hidup dan produktivitas ekonomi.
Definisi Kebutaan WHO Snellen Visual Acuity*
- Normal : 6/6 - 6/18
- Visual Impairement : < 6/18 - 6/60
- Severe Visual Impairement : < 6/60 - 3/60
- Blind :< 3/60 - NLP (No Light Perception)
- WHO :
- ATAU Luas lapang pandangan (field of view) < 10° dari penglihatan sentral.
- Katarak – 0,78 %
- Glaukoma – 0,20 %
- Gangguan Refraksi – 0,14 %
- Gangguan Retina – 0,13 % (Terutama Diabetik Retinopathy)
- Abnormalitas Kornea – 0,10 % (Terutama Xerophthalmia)
- Buku Ilmu Kesehatan Mata UGM, tahun 2012.
- https://perdami.id/vision-2020-indonesia/
- https://www.iapb.org/advocacy/world-sight-day/world-sight-day-2019/