← Kembali ke Informasi Terkini
Diet Diabetes Mellitus (DM)
Dian Eka Sari, S.Gz - Tujuan diet Diabetes Mellitus antara lain yaitu :
- Mempertahankan kadar glukosa darah supaya mendekati normal dengan menyeimbangkan asupan makanan dengan insulin, obat penurun glukosa oral dan aktivitas fisik.
- Mencapai dan mempertahankan kadar lipida serum normal.
- Memberi cukup energi untuk mempertahankan atau mencapai berat badan normal.
- Menghindari atau menangani komplikasi akut pasien (komplikasi jangka pendek dan jangka panjang) serta masalah yang berhubungan dengan latihan jasmani.
- Meningkatkan derajat kesehatan serta keseluruhan melalui gizi yang optimal.
- Energi cukup, kebutuhan energi ditentukan dengan memperhitungkan kebutuhan untuk metabolisme basal sebesar 25-30 kkal/kg BB normal, ditambah kebutuhan untuk aktivitas fisik dan keadaan khusus (kehamilan, laktasi, komplikasi). Pembagian makanan dalam 3 porsi besar yaitu makan pagi (20%), siang (30%), dan sore (25%) serta 2-3 porsi kecil selingan (masing-masing10-15%).
- Protein, normal yaitu 10-15% dari kebutuhan energi total.
- Lemak, sedang yaitu 20-25%.
- Karbohidrat, sisa dari kebutuhan energi total yaitu 60-70%.
- Penggunaan gula murni dalam minuman makanan tidak diperbolehkan kecuali jumlahnya sedikit sebagai bumbu. Bila kadar glukosa sudah terkendali, diperbolehkan mengkonsumsi gula murni sampai 5% dari kebutuhan energi total.
- Penggunaan gula alternatif dalam jumlah terbatas.
- Asupan serat dianjurkan 25 gr/hari dengan mengutamakan serat larut air yang terdapat di dalam sayur dan buah.
- Pasien DM dengan tekanan darah normal diperbolehkan mengkonsumsi natrium dalam bentuk garam dapur yaitu 3000 mg/hari. Apabila mengalami hipertensi asupan garam harus dikurangi.
- Cukup vitamin dan mineral.
- Sumber protein : ikan, daging ayam tanpa kulit, telur, tempe, tahu, oncom, kacang-kacangan (kacang hijau, kacang merah, kedelai).
- Sayuran : kangkung, oyong, timun, tomat, labu air, kembang kol, lobak, sawi, seledri, terong.
- Buah-buahan : sari buah murni, jeruk, apel, pepaya, pir, jambu, belimbing.
- Susu skim atau rendah lemak.
- Sumber lemak dalam jumlah terbatas yaitu bentuk makanan yang mudah dicerna. Makanan terutama diolah dengan cara dipanggang, dikukus, disetup, direbus, dan dibakar.
- Sumber hidrat arang : nasi, nasi tim, bubur, roti, gandum, pasta, jagung, kentang, ubi dan talas, hevermout, sereal, mie, ketan, macaroni.
- Sumber protein hewani tinggi lemak jenuh : kornet, sosis, sarden.
- Sayuran : bayam, buncis, daun melinjo, daun singkong, daun ketela, jagung muda, kapri, kacang panjang.
- Buah-buahan : nanas, anggur, mangga, sirsak, pisang, alpukat, sawo.
- Makanan yang digoreng dan yang menggunakan santan kental.
- Gula pasir, gula merah, gula batu, madu.
- Makanan / minuman manis : abon, dendeng, cake, kue-kue manis, dodol, tarcis, sirup, selai manis, coklat, permen, susu kental manis, es krim.
- Bumbu : kecap, saus tiram.
- Buah-buahan yang manis dan diawetkan : durian, nangka, manisan buah, tape.
- Minuman yang mengandung alkohol.
- Untuk pertama kali sebaiknya makanan ditimbang sampai mencapai diet dan porsi yang sesuai.
- Makanlah sesuai dengan jumlah dan pembagian makanan yang telah ditentukan dalam daftar diet.
- Untuk mendapatkan variasi menu, gunakanlah daftar makanan penukar.
- Makanlah banyak sayur-sayuran dan buah-buahan yang tinggi serat.
- Laksanakan diet dengan disiplin untuk mencapai BB normal.
- Disamping berdiet lakukan olahraga secara teratur.
- Waspada kemungkinan terjadinya hipoglikemia.
- Keluar keringat dingin
- Gemetar
- Pusing
- Lemas
- Mata kunang-kunang