← Kembali ke Informasi Terkini
Gizi untuk Ibu Menyusui
Tri Catur Nugrahasari, S.Gz - Tujuan Pembelajaran :
- Mengetahui makanan yang baik untuk ibu nifas / ibu menyusui (makanan untuk meningkatkan produksi ASI).
- Mengetahui seberapa penambahan makanan yang dibutuhkan untuk ibu menyusui.
Bagaimana dengan KAFEIN?
Kafein yang terdapat dalam kopi dan teh yang dikonsumsi ibu akan masuk ke dalam ASI sehingga akan berpengaruh tidak baik terhadap bayi karena metabolisme bayi yang belum siap untuk mencerna kafein. Konsumsi kafein pada ibu menyusui juga berhubungan dengan rendahnya pasokan ASI. Selain itu, ibu menyusui yang mengkonsumsi kafein lebih dari batas yang dianjurkan memiliki kandungan zat besi dalam ASI-nya 30% lebih rendah daripada ibu menyusui yang tidak minum kafein.
Namun, bila dikonsumsi masih dalam batas, kafein yang terdapat di dalam teh dan kopi akan dilewatkan ke dalam ASI dan kebanyakan bayi tidak terganggu oleh itu. Jika bayi Anda tidak tidur dengan baik atau mudah marah, Anda mungkin bisa mulai membatasi atau menghindari kafein. Bayi yang baru lahir mungkin lebih sensitif terhadap kafein dibanding bayi yang lebih tua.
Rangkuman :
- Makanlah sumber protein sebanyak 2-3 kali sehari seperti daging, telur, tempe dan kacang-kacangan.
- Makanlah 3 porsi perhari dari sayur-sayuran berwarna hijau hingga kuning.
- Makanlah 2-5 porsi buah perhari.
- Masukkan biji-bijian seperti roti gandum, pasta, sereal oatmeal dalam pengaturan makan anda.
- Dianjurkan untuk minum 1 atau 2 gelas susu setiap hari atau mengonsumsi produk susu sebanyak 3 porsi perhari.
- Pantangan dari kehamilan tidak berlaku untuk ibu menyusui.