← Kembali ke Informasi Terkini
Manfaat Serat dalam Makanan
Ririn Yulianti, S.SiT, M.Si - Gambaran Konsumsi Sayur dan Buah Penduduk Indonesia dalam Konteks Gizi Seimbang : Analisis Lanjut Survei Konsumsi Makanan Individu (SKMI) 2014.
Fakta tentang Serat :
Hampir semua penduduk Indonesia mengonsumsi sayur (94,8%). Rerata konsumsi sayur penduduk 70,0 gram/orang/hari. Hanya sedikit yang mengonsumsi buah (33,2%); konsumsi buah 38,8 gram/gram/orang/hari.
97,1% penduduk Indonesia kurang mengonsumsi sayur dan buah, dari kelompok umur, remaja merupakan kelompok umur tertinggi yang kurang mengonsumsi sayur dan buah (98,4%).
Konsumsi Sayur dan Buah
Sumber vitamin, mineral dan serat dalam mencapai pola makan sehat sesuai anjuran pedoman gizi seimbang untuk kesehatan yang optimal.
Indonesia berada dalam transisi epidemiologi, di satu sisi masih mengalami masalah kekurangan gizi. Di sisi lain terjadi kegemukan dan peningkatan prevalensi penyakit tidak menular terkait gizi.
Serat adalah nutrisi yang lekat dengan kesehatan sistem pencernaan.
Manfaat Serat dalam Makanan
- Serat makanan yang mudah larut akan bantu sistem pencernaan tubuh saat menguraikan karbohidrat.
- Rimm EB dari Harvard School of Public Health :
- Diane E, Threapleton dan sejumlah rekannya dari University of Leeds.
- Anderson JW dari University of Kentucky :
- Dipecah menjadi zat seperti gel di usus besar.
- Membantu menyerap kelebihan cairan di dalam usus, yang kerap terjadi saat diare.
- Menurunkan kolesterol dan mengendalikan kadar gula darah.
- Serat larut dalam bentuk pektin, beta-glukan, getah alami, dan inulin.
- Pektin: jenis serat larut pada buah (apel, pisang, dan jeruk), sayur, dan polong-polongan.