← Kembali ke Informasi Terkini
Talkshow Kesehatan “Test Kesehatan dengan Tes Cepat Molekuler (TCM)” di Radio Candi Sewu Klaten
Klaten - Tuberkulosis atau sering dikenal dengan penyakit TB, khususnya TB Paru, merupakan salah satu masalah kesehatan yang mengkhawatirkan saat ini, termasuk di Indonesia. Metode yang selama ini digunakan untuk mendeteksi TB dengan cepat adalah dengan pemeriksaan mikroskopis menggunakan pewarna Ziehl Nelson. Namun metode tersebut memiliki sensitivitas yang rendah dan tidak dapat mengetahui kepekaan terhadap Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Sementara itu, metode kultur / biakan dan uji kepekaan obat digunakan untuk mengetahui kepekaan terhadap OAT, namun metode ini membutuhkan waktu yang lama. Untuk mengatasi masalah tersebut, digunakan metode pemeriksaan yang disebut Test Cepat Molekular (TCM). Fungsi TCM adalah untuk mendeteksi adanya Mycobacterium tuberculosis (MTB), yang merupakan penyebab penyakit TB, dan secara simultan mendeteksi adanya resistensi terhadap rifampisin yang merupakan salah satu OAT.
Prinsip kerja TCM adalah dengan metode deteksi molekuler.
Kelebihan TCM :
- Cepat (sekitar 2 jam)
- Sensitivitas dan spesifisitas yang lebih baik
- Dapat mendeteksi adanya bakteri MTB sekaligus resistensi terhadap rifampisin
- Pemeriksaan mikroskopis untuk bakteri dan jamur.
- Biakan bakteri dan jamur.
- Uji kepekaan terhadap antibiotik dan anti jamur.
- TCM (Tes Cepat Molekular).
