← Kembali ke Informasi Terkini
Pedoman Menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru di Tengah Pandemi COVID-19
Tim Humas - Di pertengahan tahun 2020, pandemi COVID-19 belum juga berakhir. Masyarakat Indonesia diimbau untuk menerapkan adaptasi kebiasaan baru agar tetap dapat hidup produktif dan tetap terhindar dari penularan virus yang sudah menelan banyak korban jiwa ini.
Saat ini, pemerintah tidak lagi menggunakan istilah “new normal” yang kerap digunakan selama pandemi COVID-19. Istilah tersebut telah diganti menjadi “Adaptasi Kebiasaan Baru” atau AKB. Pada era ini, masyarakat bisa beraktivitas kembali secara produktif, namun tetap menerapkan langkah pencegahan COVID-19.
Cara Menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru :
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sudah menerbitkan aturan baru yang harus dipatuhi oleh masyarakat saat hendak bepergian keluar rumah. Dalam aturan ini, hal penting yang perlu diperhatikan sebelum keluar rumah adalah kondisi kesehatan kita. Pastikan kita dalam kondisi yang fit saat hendak keluar rumah. Jika sedang kurang sehat, sebaiknya tunda dulu berpergian ke luar rumah dan beristirahatlah sampai kita benar-benar pulih.
Kita juga diwajibkan untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Selain itu, sering-seringlah mencuci tangan setelah menyentuh apa pun di luar rumah. Jangan menyentuh bagian wajah, seperti mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dibersihkan. Untuk memudahkan kita, sebaiknya selalu membawa hand sanitizer.
Berikut ini adalah hal-hal penting yang perlu kita ketahui untuk menjalani adaptasi kebiasaan baru :
- Pergi ke pasar, pertokoan, atau mall
- Pergi ke rumah makan atau restoran
- Di stasiun, terminal, bandara, atau pelabuhan
- Pergi ke tempat wisata
- Menginap di hotel
- Pergi ke sekolah
- Olahraga di tempat umum dan pusat kebugaran