← Kembali ke Informasi Terkini
Peletakan Batu Pertama Gedung Rawat Jalan, Seminar Nasional dan peresmian Pojok Memorabilia RSST
RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro terus berkembang dari waktu ke waktu. Pembangunan gedung baik baru maupun renovasi terhadap gedung lama banyak dilakukan untuk menunjang pelayanan terhadap masyarakat
Pada tahun lalu tepatnya tanggal 9 Maret 2017 telah dimulai proses pembangunan, dengan pengadaan konsultan MK yang dimenangkan oleh PT. Cakra Manggilingan Jaya, dilanjutkan dengan pengadaan konsultan perencana yang dimenangkan oleh PT. Pandu Persada.
Pada tanggal 14 Desember 2017 telah dimulai proses pembangunan fisik yang dilaksanakan oleh pemenang tender, yaitu PT. Sasmito dengan nilai kontrak sebesar RP 63.776.720.000,- (enam puluh tiga milyar tujuh ratus tujuh puluh enam juta tujuh ratus duapuluh ribu rupiah), waktu pekerjaan 300 hari kalender. Proses pembangunan sesuai jadwal direncanakan selesai pada tanggal 9 Oktober 2018.
Bangunan Gedung rawat Jalan Terpadu ini menggunakan struktur beton bertulang dengan struktur bawah menggunakan pondasi bore pile. Bangunan ini terdiri dari 5 lantai dengan luas total 7163 m2 .
Ruang lingkup pekerjaan pembangunan Gedung Rawat Jala Terpadu meliputi :
- Pekerjaan struktur
- Pekerjaan arsitektur
- Pekerjaan mekanikal, elektrikal dan plumbing
- Site Development
- Selasar Penghubung
- Power House
Rangkaian acara hari ini ditutup dengan peresmian Pojok Memorabilia yang merupakan cikal bakal/ embrio dari Museum RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro yang diresmikan langsung oleh Dr.dr. Agus Hadian Rahim, Sp.OT (K) selaku Sekretaris Ditjen Yankes Kementerian Kesehatan RI. Pojok memorabilia berisi pameran foto dan tulisan tentang RSST dalam pusaran sejarah pergerakan bangsa, RSST dalam pusaran sejarah berdirinya institusi pendidikan di Indonesia dan kiprah dari dr.KRT. Soeradji Tirtonegoro sendiri.