← Kembali ke Informasi Terkini
Pengaturan Makan untuk Obesitas atau Kegemukan
Mawar Lestari, S.Gz - Obesitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan.
Cara mengukur obesitas :
- Indeks Broca
- Indeks Massa Tubuh (IMT)
- pria > 16 mm
- wanita > 28 mm
Tipe Obesitas :
- TIPE APEL
- Kelebihan lemak di daerah perut.
- Banyak ditemukan pada laki-laki, wanita post-menopause dan lansia.
- Berhubungan dengan peningkatan risiko diabetes mellitus, hipertensi dan penyakit jantung.
- TIPE PEAR
- Kelebihan lemak tersebar di daerah pinggul dan pantat.
- Banyak ditemukan pada wanita.
- Berhubungan dengan peningkatan risiko osteoarthritis.
- Genetik
- Faktor lingkungan dan gaya hidup (termasuk pola makan dan kurang aktifitas)
- Usia
- Konsumsi obat-obatan tertentu
- Psikososial dan emosional
- Meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit seperti :
- DM tipe 2
- Hipertensi
- Abnormalitas lipid
- Penyakit jantung koroner
- Hepatobilier disorder
- Kanker
- Gangguan reproduksi
- Modifikasi pola makan dengan prinsip.
- Jumlah energi tepat.
- Komposisi zat gizi tepat.
- Porsi makanan tepat.
- Kombinasi diet dan aktivitas fisik.
- Gaya hidup sehat.
- Pengaturan pola makan.
- Makanlah 3 kali sehari secara teratur (sarapan, makan siang, dan makan malam). Jangan menunda waktu makan atau menghilangkan (skip) salah satu makan utama anda.
- Benahi pilihan makanan anda secara bertahap. Hal ini akan lebih mudah dibandingkan anda harus merubah drastis semuanya dalam satu waktu.
- Hindari makanan berkadar gula dan lemak tinggi seperti cake cokelat, kue-kue (pastries), lemak hewan, mentega, fullcream milk, jeroan, dan lain-lain.
- Kurangi penggunaan minyak untuk menggoreng. Biasakan mengolah makanan dengan merebus, mengukus dan memanggang.
- Konsumsi banyak buah. Mengonsumsi banyak buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan karbohidrat dapat menjaga jumlah kalori yang masuk agar sesuai dengan kebutuhan.
- Waspadai minuman manis. Anak-anak yang mengonsumsi minuman ringan bergula berisiko tinggi mengalami kegemukan.
- Asupan energi lebih rendah daripada energi yang dikeluarkan.
- Penurunan kalori 500-1000 kkal/hari dapat menurunkan BB 0.5 - 1 kg/minggu.
- Diet dikombinasikan dengan aktivitas fisik akan menghasilkan penurunan BB yang lebih cepat, mengurangi lemak abdominal dan mempertahankan penurunan BB. Rekomendasi aktivitas fisik 150-420 menit per minggu tergantung intensitas.