← Kembali ke Informasi Terkini
Pernah Mendengar Kehamilan Ektopik Terganggu? Apa Itu?
Fera Indah S., AM.Keb - Kehamilan ektopik terganggu merupakan salah satu komplikasi kehamilan dimana sel telur yang dibuahi tidak berpindah ke rahim melainkan menempel dan bertumbuh di tuba fallopi.
Penyebab :
Penyebab pasti dari kehamilan ektopik belum diketahui, tapi dapat terjadi karena kerusakan pada tuba fallopi.
Tuba fallopi sendiri fungsinya adalah sebagai saluran yang mengantarkan sel telur hasil pembuahan. Sel telur nantinya akan bergerak menuju dan berkembang di dalam rahim.
Beberapa kondisi yang mungkin menjadi penyebab kehamilan ektopik, di antaranya yaitu :
- Peradangan dan jaringan parut pada tuba fallopi dari kondisi medis sebelumnya, infeksi, atau akibat tindakan bedah.
- Faktor hormon
- Kelainan genetik (bawaan).
- Cacat lahir, mungkin disebabkan oleh gangguan pertumbuhan ketika masih menjadi janin dalam kandungan.
- Berusia 35 tahun atau lebih saat hamil.
- Memiliki riwayat radang panggul dan endometriosis.
- Menderita penyakit menular seksual, seperti gonore dan chlamydia.
- Mengalami kehamilan ektopik pada kehamilan sebelumnya.
- Mengalami keguguran berulang.
- Pernah menjalani operasi pada area perut dan panggul.
- Pernah menjalani pengobatan terkait masalah kesuburan.
- Memiliki kebiasaan merokok.
- Sakit seperti tertusuk di perut, panggul, bahu, dan leher.
- Nyeri pada salah satu sisi di bagian bawah perut, yang memburuk seiring waktu.
- Nyeri di dubur saat buang air besar.
- Perdarahan ringan hingga berat dari vagina, dengan warna darah yang lebih gelap dari darah menstruasi.
- Pusing / lemas
- Diare
- Hindari perilaku seks yang berisiko, misalnya bergonta-ganti pasangan seks dengan tidak menggunakan kondom.
- Hindari merokok, sejak sebelum hamil.