← Kembali ke Informasi Terkini
Musim Penghujan Tiba, Lakukan Langkah Ini...
PKRS RSST - Sudah memasuki musim penghujan lagi nih yaa... Jaga kesehatannya juga harus semakin ekstra, apalagi masih di tengah kondisi pandemi COVID-19 seperti ini.
Di Negara Indonesia, di tempat dimana kita tinggal ini, merupakan daerah beriklim tropis dan memiliki curah hujan tinggi yaitu lebih dari 2000 mm/tahun terutama di daerah yang dilalui garis katulistiwa. Secara normal jarak waktu antara musim hujan dan kemarau terpaut 6 (enam) bulan dimana musim kemarau terjadi antara bulan Mei sampai Oktober sedangkan musim hujan terjadi antara bulan November sampai bulan April.
Curah hujan tinggi membawa dampak positif dan negatif tergantung pada tingkat kondisi wilayah dan intensitas air yang dihasilkan dari curah hujan tersebut, dampak positifnya di antaranya dalam bidang pertanian hujan akan mendatangkan kemudahan bagi para petani untuk pengairan dalam proses penanaman padi di sawah, hujan juga memberi manfaat pada kebutuhan air masyarakat dimana ketersediaan air tanah akan meningkat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dampak positif tersebut akan selalu dapat dinikmati apabila kondisi lingkungannya baik ditunjang dengan pengelolaan alam baik dengan melestarikan tumbuhan hidup dan kebersihan lingkungan, namun apabila kondisi lingkungannya tidak baik atau rusak, hujan akan mendatangkan dampak negatif berupa bencana alam.
Banjir merupakan permasalahan yang sering terjadi di wilayah Indonesia, terutama di wilayah yang padat penduduk seperti di kawasan perkotaan. Perkembangan kawasan hunian disinyalir sebagai penyebab banjir dan genangan di lingkungan tersebut, peristiwa ini biasanya ditandai oleh hujan terus menerus dan banyak sampah menumpuk di sungai sehingga sungai tidak mampu menahan air karena intensitas airnya yang cukup tinggi, wilayah daratan yang rendah yang banyak dihuni pemukiman serta kurangnya daerah resapan air membuat air sulit mengalami infiltrasi.
Banjir membawa kerugian bagi masyarakat yang bersangkutan di antaranya tergenangnya tempat tinggal masyarakat yang mengakibatkan kerugian mulai dari korban jiwa seperti hanyut dan penyakit yang menyerang pada saat terjadi banjir hingga material seperti harta benda yang hanyut maupun rusak, selain itu banjir akan mematikan perekonomian suatu kawasan, wilayah pertanian akan terancam gagal panen, aktifitas pabrik dan pekerjaan lain akan terhenti untuk sementara waktu sampai banjir reda.
Selain itu ada beragam penyakit yang rentan menyerang tubuh saat musim penghujan seperti di antaranya : flu, batuk, sesak nafas, pilek, masuk angin, penyakit kulit hingga demam berdarah juga tidak kalah menjadi daftar penyakit yang banyak dijumpai saat musim penghujan.
Yuk lakukan langkah ini sebagai antisipasi ketika musim penghujan datang untuk menghindari dampak-dampak negatif yang ditimbulkan :
- Pengecekan rumah. Pengecekan meliputi atap genting, talang air, dan beberapa tempat yang memungkinkan masuknya air hujan.
- Pembersihan area outdoor di sekitar rumah. Mulailah dari selokan rumah. Bersihkan dari sampah yang mungkin menyumbat. Dengan sumbatan sampah akan mengakibatkan air akan meluap dan memungkinkan masuk ke dalam rumah. Keringkan selalu rumah. Bakteri dan virus mudah sekali berasal dari tempat-tempat lembab.
- Persiapkan perlengkapan kerja dengan sebaik mungkin. Jika banyak bekerja outdoor, perlengkapan yang mungkin wajib di siapkan adalah jas hujan, tas anti air, dan alas kaki pengganti sepatu saat menerjang hujan. Jangan sampai pekerjaan terganggu gara-gara sepatu, baju atau dokumen basah.
- Persiapkan kendaraan dengan sebaik mungkin. Periksa ban dan rem. Kecelakaan semakin meningkat saat musim penghujan. Berkendaralah dengan baik di saat musim penghujan.
- Menjaga pola hidup sehat dengan konsumsi makanan bergizi seimbang.
- Melakukan aktivitas fisik.
- Perhatikan pola tidur.
- Julismin. 2013. Dampak dan Perubahan Iklim di Indonesia. Diambil dari http://jurnal.unimed.ac.id.
- https://www.bmkg.go.id/
- http://www.diskes.jabarprov.go.id/