← Kembali ke Informasi Terkini
Apa Saja Faktor Risiko Obesitas Pada Anak?
Tim Promkes RSST - Masalah gizi di Indonesia saat ini memasuki masalah gizi ganda. Artinya masalah gizi kurang masih belum teratasi sepenuhnya sementara sudah muncul masalah gizi lebih. Kelebihan gizi yang menimbulkan obesitas dapat terjadi baik pada anak-anak hingga usia dewasa.
Obesitas disebabkan oleh ketidakseimbangan antara jumlah energi yang masuk dengan yang dibutuhkan oleh tubuh untuk berbagai fungsi biologis seperti pertumbuhan fisik, perkembangan, aktivitas, pemeliharaan kesehatan. Jika keadaan ini berlangsung terus menerus dalam jangka waktu cukup lama maka dampaknya adalah terjadinya obesitas. Obesitas merupakan keadaan Indeks Massa Tubuh (IMT) anak yang berada di atas persentil ke-95 pada grafik tumbuh kembang anak sesuai jenis kelaminnya.
Obesitas pada masa anak dapat meningkatkan kejadian Diabetes Mellitus (DM) tipe 2. Selain itu berisiko untuk menjadi obesitas pada saat dewasa dan berpotensi mengakibatkan gangguan metabolisme dan penyakit degeneratif.
Berikut ini faktor risiko obesitas pada anak antara lain :
- Genetik atau faktor keturunan.
- Penurunan aktivitas fisik.
- Website : http://www.p2ptm.kemkes.go.id
- Dewi Ayu Sartika Ratu. 2011. Faktor Risiko Obesitas Pada Anak 5-15 Tahun di Indonesia. Departemen Gizi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Depok Indonesia. Makara Kesehatan Vol 15 No 1,hlm. 37-38. Website : http://journal.ui.ac.id
- Aprilia Ayu. 2015. Obesitas pada Anak Sekolah Dasar. Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Majority Volume 4 Nomor 7, hlm. 45-47.