← Kembali ke Informasi Terkini
Tips Pemakaian Masker
Tim Promkes RSST - Pandemi belum berakhir dan COVID-19 masih menjadi momok di manapun walau sebagian masyarakat telah menerima vaksin. Bahkan ketika sudah memperoleh vaksin, bukan berarti masyarakat tidak membutuhkan masker.
Masker tetap menjadi barang wajib untuk dikenakan agar tidak terkena virus maupun menularkan virus ke orang lain. Sayangnya, dalam penggunaan masker masih ada beberapa orang yang tidak menggunakan secara benar.
Berikut adalah beberapa tanda masker perlu diganti segera agar pengguna terhindar dari virus.
- Memakai Masker yang Salah dari Awal
- Memiliki Masalah Kulit
- Mengenakan Masker yang Sama Tanpa Mencucinya
- Masker Robek atau Pudar
- Masker Tidak Lagi Nyaman
- Masker N95
- Masker Bedah
- Masker Kain
- Pastikan ukuran masker hidung cocok dengan wajah Anda, tidak kebesaran ataupun kekecilan.
- Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer terlebih dahulu sebelum memakai masker.
- Selanjutnya, cara pakai masker yang tepat adalah memakai masker dengan sisi luar masker berwarna hijau atau biru, sedangkan bagian dalam masker yang menempel langsung dengan area mulut dan hidung berwarna putih. Kemudian, pastikan sisi atas masker yang ditandai dengan adanya garis kawat hidung.
- Pasang masker untuk menutupi mulut dan hidung dan pastikan tidak ada sela antara wajah dan masker.
- Untuk jenis masker karet, Anda hanya perlu mengaitkan tali karet di belakang kedua telinga.
- Sedangkan, bagi yang memakai masker tali, posisikan garis kawat di atas hidung, lalu ikat kedua sisi tali pada bagian atas kepala. Jika masker sudah menggantung, tarik masker ke bawah untuk bisa menutup mulut hingga dagu. Selanjutnya, ikat tali bagian bawahnya di tengkuk atau belakang leher Anda.
- Setelah masker sudah terpasang aman di wajah, cubit atau cocokkan bagian kawatnya untuk mengikuti lekuk hidung Anda agar masker lebih tertutup rapat.
- Apabila masker sudah terpasang dengan benar, hindari menyentuh masker. Jika ingin menyentuh masker, pastikan untuk mencuci tangan terlebih dahulu.
- Ganti masker yang basah atau lembab dengan masker baru. Masker medis hanya boleh digunakan satu kali saja. Masker kain dapat digunakan berulang kali.
- Untuk membuka masker : lepaskan dari belakang. Jangan sentuh bagian depan masker; untuk masker 1x pakai, buang segera di tempat sampah tertutup atau kantong plastik. Untuk masker kain, segera cuci dengan deterjen. Untuk memasang masker baru, ikuti poin pertama.
- Sebelum melepas masker, cuci tangan Anda terlebih dahulu menggunakan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer.
- Ketika melepas masker, hindari menyentuh bagian depan masker. Mengapa? Pasalnya bagian tersebut penuh dengan kuman yang menempel dari luar. Jadi, sebaiknya hanya sentuh bagian tali atau karet pengaitnya.
- Untuk melepas masker karet, pegang kedua karet yang menempel di kedua telinga. Lepaskan masker dari telinga.
- Sementara, untuk melepas masker tali, buka tali bagian bawah, lalu lepaskan tali bagian atas.
- Buang masker ke tempat sampah. Lalu, kembali cuci tangan atau gunakan hand sanitizer guna membersihkannya dari kuman yang menempel.
- Kemenkes RI. Buku Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Desease. 2020.
- Bara Aksara. 2021. Efektifitas Penggunaan Masker Dalam Pandemic COVID-19. BEM Poltekkes Surabaya.
- Pinta Pudianti Siregar. Kajian Literature COVID-19 dan Penggunaan Masker Muka. Journal Kesehatan Universits Muhamadiyah Sumatera Utara.
- Putri Santi Irine. 2020. Efektifitas Penggunaan Masker Kain Untuk Mencegah COVID-19. Jurnal Kesehatan. Poltekkes Mamuju.
- Davis P. 2020. How to Put and Remove a Face Mask. Healthy Habits.
- Godoy, Maria. 2020. Face Masks : What Doctors Say About Their Role In Containing Coronavirus.
- Pathak, N. 2020. Can Wearing a Mask Protect You From Coronavirus?