← Kembali ke Informasi Terkini
Apa Itu Diet Hipertensi?
Tim Gizi RSST - Sobat sehat, menurut WHO Hipertensi merupakan peningkatan tekanan sistolik lebih besar atau sama dengan 160 mmHg dan atau tekanan diastolik sama atau lebih besar 95 mmHg. Terdapat 2 (dua) klasifikasi penyebab Hipertensi yaitu :
- Hipertensi Primer
- Hipertensi Sekunder
- Sakit kepala
- Kelelahan
- Mual
- Muntah
- Sesak nafas
- Gelisah
- Pandangan menjadi kabur yang terjadi karena adanya kerusakan pada otak, mata, jantung dan ginjal
- Membantu menurunkan tekanan darah.
- Membantu menghilangkan penimbunan cairan dalam tubuh atau bengkak.
- Makanan beraneka ragam mengikuti pola gizi seimbang.
- Jenis dan komposisi makanan disesuaikan dengan kondisi penderita.
- Jumlah garam disesuaikan dengan berat riangannya penyakit.
- Makanan yang segar.
- Makanan yang diolah tanpa atau sedikit menggunakan garam natrium, vetsin, kaldu bubuk.
- Sumber protein hewani.
- Pemakaian garam dapur.
- Penggunaan bahan makanan yang mengandung natrium seperti soda kue.
- Otak, ginjal, paru, jantung, daging kambing
- Makanan yang diolah menggunakan garam natrium
- Makanan dan minuman dalam kaleng
- Makanan yang diawetkan
- Mentega dan keju
- Bumbu-bumbu
- Makanan yang mengandung alkohol
- Rasa tawar dapat diperbaiki dengan menambah gula merah, gula pasir, bawang merah, bawang putih, jahe, kencur, salam dan bumbu lain yang tidak mengandung atau sedikit garam / Na (secukupnya).
- Makanan lebih enak ditumis, digoreng, dipanggang, walaupun tanpa garam.
- Bubuhkan garam saat di atas meja makan, gunakan garam beryodium, tidak lebih dari ½ sendok teh/hari.
- Dapat menggunakan garam yang mengandung rendah natrium.