← Kembali ke Informasi Terkini
Pentingnya Puasa Sebelum Tindakan Operasi
dr. Arga Ilyasa, Sp.An - Secara umum pada pasien yang akan menjalankan tindakan pembiusan dan operasi, ada kalanya dianjurkan untuk berpuasa beberapa jam sebelum tindakan, pasien tidak diijinkan untuk mendapatkan intake oral berupa makanan maupun minuman. Hal itu bertujuan untuk menghindarkan pasien dari kejadian yang tidak diinginkan, salah satunya adalah aspirasi yang berlanjut menjadi pneumonia aspirasi. Aspirasi merupakan proses terbawanya bahan yang ada di orofaring maupun isi lambung pada saat respirasi ke saluran nafas bawah dan dapat menyebabkan kerusakan parenkim paru.
Pneumonia aspirasi merupakan peradangan yang mengenai parenkim paru, distal dari bronkus terminalis yang mencakup bronkiolus respiratorius dan alveoli, serta menimbulkan konsolidasi jaringan paru dan gangguan pertukaran gas setempat yang disebabkan oleh aspirasi benda asing baik yang berasal dari dalam tubuh maupun di luar tubuh penderita. Pneumonia aspirasi didefinisikan sebagai inhalasi isi orofaring atau lambung ke dalam larynx dan saluran pernafasan bawah. Beberapa sindrom pernafasan mungkin dapat terjadi setelah aspirasi tergantung pada jenis dan jumlah material aspirasi, frekuensi aspirasi dan respon host terhadap material aspirasi. Pneumonitis Aspirasi (Mendelson’s Syndrome) adalah jejas kimia yang disebabkan oleh inhalasi isi lambung biasanya disebabkan oleh overdosis obat dan penggunaan anestesi.
Kematian karena aspirasi isi lambung merupakan suatu hal yang menjadi perhatian dokter anestesi. Angka kematian dari aspirasi ini biasanya diantara 1 : 22.008 sampai 1 : 46.340 kejadian. Hal ini disebabkan karena kurangnya penilaian risiko aspirasi dan ketidaksesuaian dalam penggunaan alat bantu jalan nafas atau teknik manajemen jalan nafas. Volume isi lambung 0,8 - 1,5 ml/kg diperkirakan dapat meningkatkan risiko aspirasi. Kurangnya waktu puasa sebelum prosedur operasi merupakan salah satu faktor yang cukup berpengaruh dalam meningkatkan kejadian aspirasi.
Hal-hal berikut meningkatkan terjadinya aspirasi paru :
- Lambung penuh tidak cukup puasa sebelum prosedur operasi
- Operasi emergensi
- Gangguan pengosongan lambung
- Penyakit Esophageal
- Posisi Litotomi
- Terkait anestesi seperti pembiusan yang kurang dalam, difficult airway, penggunaan Laryngeal Mask Airway (LMA)
- Penggunaan obat-obatan opioid
- Tidak boleh mengkonsumsi makanan selama 8 jam sebelum operasi pada anak (bahkan makanan atau formula yang diberikan melalui selang makan (NGT/OGT).
- Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan :
- Susu formula tidak diberikan 6 jam sebelum prosedur operasi.
- ASI (Air Susu Ibu) atau clear fluids yang diberikan dalam jumlah yang banyak dihentikan 4 jam sebelum tindakan operasi.
- Jumlah clear fluids yang dibatasi atau diatur pemberiannya dapat diberikan 2 jam sebelum tindakan operasi.
- Jumlah clear fluids yang dapat diberikan disesuaikan dengan umur : 0 sampai 4 tahun : dapat diberikan tidak lebih dari ¼ cangkir; 5 sampai 13 tahun : dapat diberikan tidak lebih dari ½ cangkir; dan lebih dari 13 tahun atau dewasa : dapat diberikan tidak lebih dari 1 cangkir.
- Yang dimaksud clear fluids adalah : air putih, jus apel, soda, pedyalite (cairan rehidrasi pada anak), teh.
- Tidak menambahkan susu, creamer, atau jeruk pada setiap minuman.
- Tidak mengkonsumsi permen.
- Jangan makan atau minum kurang dari 2 jam sebelum prosedur operasi.
- Tidak diijinkan makan 8 jam sebelum prosedur operasi (meskipun makanan atau formula dimasukkan melalui selang makan).
- Tidak diijinkan minum non clear fluids seperti susu, cokelat panas atau kopi atau teh yang ditambah dengan susu, cream dan creamer.
- Pasien dijinkan minum atas persetujuan dokter lebih dari 2 jam sebelum prosedur operasi berupa clear fluids : jus apel, kopi hitam, soda, teh, air putih.
- Tidak diijinkan minum kurang dari 2 jam sebelum tindakan operasi, jika pasien harus meminum obat, takaran maksimal adalah 1/8 cangkir.
- Marik, E.P. 2001. Aspiration Pneumonitis and Aspiration Pneumonia. N. Engl J. Med, Vol 334, No. 9. Texas Tech University Health Science Center : Massacussets.
- Ragg P. Let Them Drink. Pediatr Anesth 2015 : 25; 762-3.
- Soreide E., Eriksson L.I., Hirlekar G, et al. Preoperative Fasting Guidelines : An Update. Acta Anesthesiol Scand 2005; 49 : 1041-1047.
- Scott M.J., Fawcett W.J. Oral Carbohydrate Preload Drink For Major Surgery - The First Steps to Famine to Feast. Anesthesia 2014, 69, 1308-1313.
- Dammann H.G., Muller P., Simon B. Parenteral Ranitidine : Onset and Duration of Action. Br J Anaesth 1983; 54: 1235-36.
- Practice Guidelines for Preoperative Fasting and The Use of Pharmacologic Agents to Reduce the Risk of Pulmonary Aspiration : Application to Healthy Patients Undergoing Elective Procedures. The American Society of Anesthesiologist. Anesthesiology 2017;126:367-93.