← Kembali ke Informasi Terkini
Waspada Varian Baru Corona Virus
dr. Lucky Taufika Y., Sp.Onk-Rad - Saat ini beberapa rumah sakit di Jawa Tengah dan mungkin di beberapa Propinsi lain telah melaporkan adanya peningkatan kasus. Mobilitas manusia dalam menggerakkan perekonomian bangsa dan tidak patuhnya penerapan protokol kesehatan disinyalir merupakan faktor yang mempengaruhi penambahan kasus infeksi COVID-19 di Indonesia.
Badan kesehatan dunia / WHO telah merilis beberapa varian yang disebut Alfa (B.1.1.7), Beta (B.1.351), Gamma (P1) dan Delta (B.1.617.2) yang semuanya ditemukan pada tahun 2020 sebagai VoC (Variants of Concern). WHO memang membagikan informasi perihal Variants of Concern (VoC) dan Variant of Interest (VoI). Virus berlabel VoI antara lain Epsilon (dari Amerika), Zeta (dari Brazil), Eta (beberapa negara), Theta (dari Philipina), Lota (dari Amerika), Kappa (dari India) dan Lambda (dari Peru). Nama-nama ini sesuai alfabet dalam Yunani untuk menghindari stigma suatu negara.
Varian SARS-CoV-2 yang memenuhi definisi VoC telah terbukti terkait dengan satu atau lebih perubahan terhadap tingkat signifikansi kesehatan masyarakat global di bawah ini, antara lain :
- Peningkatan kemampuan penularan atau perubahan yang merugikan dalam epidemiologi COVID-19; atau
- Peningkatan virulensi atau perubahan keadaan klinis pada pasien; atau
- Penurunan efektivitas upaya kesehatan masyarakat dan tindakan sosial atau diagnostik yang tersedia, vaksin, terapi.
- https://www.who.int/en/activities/tracking-SARS-CoV-2-variants/
- https://genecraftlabs.com/id/whole-genome-sequencing/
- https://covid19.go.id/p/masyarakat-umum/mutasi-varian-dan-strain-virus
- https://kompaspedia.kompas.id/baca/paparan-topik/meneropong-varian-baru-virus-korona
- https://www.kompas.id/baca/ilmu-pengetahuan-teknologi/2021/06/14/covid-19-varian-delta-mendominasi-pembatasan-sosial-perlu-diperketat/