← Kembali ke Informasi Terkini
Tetralogi of Fallot Sebagai Faktor Risiko Stroke
dr. Adika Mianoki, Sp.S - Mengenal Tetralogi of Fallot
Tetralogi of Fallot (TOF) pertama kali dijelaskan oleh Nicholas Steno (1673) dan pada tahun 1888 Etienne - Louis Arthur Fallot menjelaskan hubungan klinis dengan perubahan patologis. Secara anatomis malformasi terdiri dari stenosis katup pulmonal (umumnya stenosis sub-infundibular), defek septum ventrikel, overriding aorta, dan hipertrofi ventrikel kanan. Kondisi ini melibatkan empat defek yang membuat tingkat oksigen dalam darah terlalu rendah :
- Defek septum ventrikel. Terdapat sebuah lubang besar di dinding antara kedua ventrikel yang memungkinkan darah rendah oksigen untuk mencampur dengan darah kaya oksigen.
- Terjadi penyempitan pada katup pulmonal. Penyempitan bisa terjadi tepat di bawah atau di atas katup sehingga dapat menghalangi aliran darah dari sisi kanan jantung ke paru-paru. Penyempitan ini biasanya terjadi di ketiga wilayah sekaligus.
- Hipertrofi ventrikel kanan.
- Overriding aorta. Terjadi deviasi katup aorta ke kanan sehingga kedua ventrikel bermuara ke aorta. Aorta yang terletak langsung di atas ventrikel kanan, sehingga darah rendah oksigen juga mengalir ke aorta.
- Ali Ghanie. Penyakit Jantung Kongenital Pada Dewasa. PAPDI : 2007.
- Ahmet Bacaksiz., et al. Adult Cyanotic Congenital Heart Disease : An Unusual Cause of Stroke. Journal of Pakistan Medical Association. Juli 2013.
- Rafael Hirsch. Stroke in Congenital Heart Disease and Patent Foramen Ovale. IMAJ. 2006.