← Kembali ke Informasi Terkini
Ayo Batasi Kegiatan Sedentari
Tim Promkes RSST - Seiring dengan kemajuan teknologi, kita seolah dimanjakan dengan berbagai fasilitas yang ada, itulah sebabnya gaya hidup sedentari pada saat ini menjadi isu kesehatan. Kegiatan atau gaya hidup sedentari dapat dikatakan merupakan kebiasaan dalam kehidupan seseorang yang tidak banyak melakukan aktifitas fisik atau tidak banyak melakukan gerakan-gerakan. Kegiatan sedentari (sedentary) adalah kegiatan yang mengacu pada segala jenis aktivitas yang dilakukan di luar waktu tidur.
Sekilas gaya hidup sedentari terlihat nyaman dan enak tetapi gaya hidup sedentari dapat memicu berbagai penyakit yang dapat mengganggu kesehatan. Perilaku sedentari perlu dibatasi karena menurut penelitian memperlihatkan bahwa perilaku ini menjadi risiko munculnya obesitas.
Istilah pola hidup sedentari semakin populer ketika dikaitkan dengan masalah kesehatan. Hal ini disebabkan karena pola hidup sedentari dianggap sebagai faktor risiko terhadap masalah kesehatan.
Faktor risiko adalah hal-hal yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang menderita suatu penyakit, pola hidup sedentari juga merupakan faktor risiko terhadap masalah kesehatan seperti kelainan metabolisme.
Berikut adalah beberapa contoh kegiatan sedentari yakni :
- Berbaring atau duduk dalam waktu yang lama antara lain bermain video game atau duduk lama di depan komputer / menonton tv.
- Anak-anak pergi ke sekolah diantar menggunakan kendaraan meskipun jarak antara rumah dengan sekolah dekat.
- Perubahan kebiasaan misalnya orang pergi ke toko, warung atau mini market berjarak beberapa rumah dari tempat tinggalnya menggunakan mobil atau motor.
- Pekerjaan rumah secara total diserahkan kepada asisten rumah tangga.
- Menggunakan lift walaupun akses tangga tersedia.
- Selalu menggunakan kendaraan bermotor untuk mencapai tempat yang jaraknya dekat.
- Kurang berolahraga
- http://p2ptm.kemkes.go.id/
- https://rsud.tasikmalayakota.go.id
- Pradany Nur Risna, Nursalam, Ferry Efendi. 2020. Niat Teman Sebaya Terhadap Peningkatan Dukungan Dalam Mencegah Perilaku Sedentari Remaja. Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Volume 11 Nomor 3. Hlm 319.