← Kembali ke Informasi Terkini
Mengenal Bibir Sumbing
Tim Promkes RSST - Bibir sumbing adalah kelainan bawaan yang ditandai dengan adanya celah pada bibir. Celah tersebut bisa muncul di tengah, kanan, atau bagian kiri bibir. Bibir sumbing sering kali disertai dengan munculnya celah di langit-langit mulut yang sering disebut dengan langit sumbing.
Bibir sumbing dan langit-langit sumbing terjadi karena tidak sempurnanya penyatuan jaringan di bibir atau di langit-langit mulut janin, sehingga terbentuk celah. Normalnya, proses penyatuan tersebut terjadi pada trimester pertama kehamilan.
Penyebab Bibir Sumbing
Hingga saat ini belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan bibir sumbing dan langit-langit sumbing, namun para ahli percaya bahwa kondisi ini terjadi akibat kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Selain itu, sejumlah kondisi yang dialami oleh ibu selama kehamilan juga bisa meningkatkan risiko terjadinya bibir sumbing, antara lain yaitu :
- Terpapar asap rokok, selama hamil baik sebagai perokok pasif maupun aktif.
- Memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman beralkhohol selama hamil.
- Mengalami obesitas selama hamil.
- Mengalami diabetes sebelum hamil.
- Mengalami kekurangan asam folat selama kehamilan.
- Mengonsumsi obat untuk mengatasi kejang, seperti obat topiramate atau asam valproat, obat kortikosteroid, obat retinoid, methotrexate, selama trimester pertama kehamilan.
- Adanya celah di bibir bagian atas atau di langit-langit mulut yang bisa terjadi di salah satu sisi atau kedua sisi.
- Adanya celah yang terlihat seperti sobekan kecil dari bibir ke gusi atas dan langit-langit mulut hingga ke bawah hidung.
- Adanya celah pada langit-langit mulut yang tidak memengaruhi tampilan wajah.
- Adanya perubahan bentuk hidung akibat celah yang terbentuk di bibir atau langit-langit mulut.
- Adanya gangguan pertumbuhan gigi atau susunan gigi yang tidak teratur.
- Sulit makan dan menyusui.
- Sulit menelan, bahkan makanan dan minuman bisa keluar lagi dari hidung.
- Suara sengau atau terdengar tidak jelas.
- Infeksi telinga kronis.
- Melakukan pemeriksaan genetik ke dokter jika ada anggota keluarga yang mengalami bibir sumbing.
- Melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur.
- Menjalani gaya hidup sehat selama hamil.
- Tidak menggunakan obat atau suplemen secara sembarangan. (Pt)
- Pingky Krisna Arindra, dkk, 2015. Penatalaksanaan repair palatoplasti dengan tehnik furlow double opposing Z plasty. Jurnal Kedokteran Gigi, Program Kedokteran Gigi Spesialis, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gajahmada Yogyakarta.
- Banda Ayu. 2008. Asuhan Keperawatan Pada Pasien Post Operasi Bibir Sumbing. Jurnal Keperawatan, Poltekes Depkes Semarang.
- Al Hafiz, dkk. 2017. Labioplasti Dengan Tehnik Milard dan Tennison Randall. Jurnal Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang.
- Al-Namankany, A., & Alhubaishi, A. 2018. Effects of Cleft Lip and Palate on Children's Psychological Realth : A systematic Review. Journal of Taibah University Medical Science, 13 (4), pp. 311-318.
- Worley, M. L., Patel, K. G., & Kilpatrick, L. A. 2018. Cleft Lip and Palate. Clinics in Perinatology, 45 (4), pp. 661-678.
- Centers for Disease Control and Prvention. 2019. Birth Defects. Cleft lip / Cleft Palate.
- National Health Service 2019. Health A to Z. Cleft lip and palate.
- National Institute of Health. 2019. S. National Library of Medicine MedlinePlus. Cleft lip and palate.
- Kidshealth, Nemours. 2019. For Parents. Cleft Palate With Cleft Lip.
- Cleveland Clinic. 2018. Disease & Conditions. Cleft Lip and Palate : Management and Treatment.
- The Johns Hopkins University. 2020. Conditions & Diseases. Cleft Lip and Palate.