← Kembali ke Informasi Terkini
Mengapa Hipertensi Berbahaya?
Tim Promkes RSST - Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah seseorang ≥140 mmHg (sistolik) dan/atau ≥ 90 mmHg. Selain sebagai salah satu jenis penyakit tidak menular Hipertensi juga menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskuler lainnya.
Faktor risiko berperan penting terhadap kejadian Hipertensi. Apabila faktor risiko diketahui maka akan lebih mudah dilakukan pencegahan.
Terdapat 2 (dua) faktor risiko Hipertensi yaitu :
- Faktor risiko yang tidak dapat diubah adalah faktor risiko yang melekat pada penderita Hipertensi dan tidak dapat diubah antara lain :
- Umur
- Jenis Kelamin
- Genetik
- Faktor risiko yang dapat diubah adalah faktor risiko yang diakibatkan perilaku tidak sehat dari penderita Hipertensi antara lain :
- Merokok
- Konsumsi garam berlebih
- Berat badan berlebih / kegemukan
- Diet rendah serat
- Kurang aktifitas fisik
- Konsumsi alkohol
- Dislipidemia
- Stres
- Mengurangi konsumsi garam (jangan melebihi 1 sendok teh per hari).
- Melakukan aktifitas fisik teratur (seperti jalan kaki).
- Tidak merokok dan menghindari asap rokok.
- Diet dengan gizi seimbang.
- Menjaga berat badan ideal.
- Menghindari minum alkohol.
- Ansar Jumriani, Indra Dwinata, Apriani, 2019. Determinan Kejadian Hipertensi Pada Pengunjung Posbindu di Wilayah Kerja Puskesmas Ballaparang Kota Makassar. Bagian Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan (JNIK) LP2M Unhas, Volume 1, 3. Hal 28-29. https://journal.unhas.ac.id.
- dr. Noerhadi Moch. 2008. Hipertensi dan Pengaruhnya Terhadap Organ-organ Tubuh. Dosen Jurusan Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi FIK UNY. Medikora Volume IV Nomor 2. Hal 8-10. https://journal .uny.ac.id.
- Website http://www.p2ptm.kemkes.go.id.