← Kembali ke Informasi Terkini
“Waspada Penyakit Demam Berdarah”

Klaten, Jumat 27 Mei 2022 pukul 09.30 WIB, Tim Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) menyelenggarakan penyuluhan dengan tema “Waspada Penyakit Demam Berdarah”. Acara diselenggarakan di ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan Terpadu (IRJT) RSST.
Demam berdarah tentu sudah tidak asing di telinga kita, apalagi di Indonesia dengan tingkat prevalensi Demam Berdarah yang cukup tinggi. Aedes Aegypti adalah nyamuk Demam Berdarah yang membawa penyakit Demam Berdarah Dengue.
Apa gejala Demam Berdarah Dengue ?
- Panas tinggi selama 2 - 7 hari, tampak lemah dan lesu
- Tampak binti-bintik merah pada kulit dan jika kulit direnggangkan bintik merah itu tidak hilang.
- Kadang-kadang terjadi perdarahan di hidung ( mimisan).
- Mungkin terjadi muntah darah atau berak darah
- Kadang-kadang mengalami nyeri pada ulu hati karena terjadi perdarahan di lambung
- Penderita gelisah, ujung tangan dan kaki dingin
Bagaimana Cara Mencegahnya ?
Nyamuk Aedes Aegypti dikenal melakukan aktivitas menggigit manusia pada siang hari dan tempat berkembang biak paling umum adalah wadah-wadah yang sudah tidak terpakai. Oleh karena itu, disarankan untuk tidak membiarkan berbagai wadah tergenang air diam (tidak mengalir). Bersihkan berbagai wadah yang memungkinkan tergenang air (pot-pot, ember, dll), ganti air di dalam bak mandi secara rutin. Balikkan wadah-wadah kosong yang mampu menampung air sehingga mencegah kemungkinan untuk menampung air tak terpakai.
Pastikan jendela dan pintu tidak memiliki lubang kecil sehingga memberi jalan masuk bagi nyamuk. Pastikan pula ventilasi udara memiliki penyaring untuk mencegahnya masuk.
Jika ada orang di rumah yang sudah terjangkit penyakit DBD ini, bersegeralah menutup berbagai kemungkinan untuk terjadinya gigitan kedua, baik pada diri si penderita maupun bagi yang lain yang belum tergigit.
Tutup tempat sampah jika sedang tidak digunakan. Tempat seperti ini menjadi tempat sembunyi favorit untuk nyamuk dan bebrapa jenis serangga lainnya.
Selain itu ada tips pencegahan Demam Berdarah dengan 3M plus yaitu
- Menguras adalah membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air
- Menutup yaitu menutup rapat tempat-tempat penampungan air
- Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular Demam Berdarah
Plus nya adalah
- Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk
- Menggunakan kelambu saat tidur
- Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk
- Menanam tanaman pengusir nyamuk
- Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah
Antusias peserta sangat baik serta ada umpan balik pertanyaan dari pasien kepada narasumber.


