← Kembali ke Informasi Terkini
“Dampak Pengguna Gawai Dan Komputer ?”

Klaten, Senin 30 Mei 2022 pukul 10.00, Tim Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) menyelenggarakan penyuluhan dengan tema “Dampak Pengguna Gawai Dan Komputer ?”. Acara diselenggarakan di ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan Terpadu (IRJT) RSST.
Gawai yang terhubung sistem daring dengan bermacam fitur diibaratkan pisau bermata dua, bisa bermanfaat dan kurang bermanfaat. Selain menjadi alat komunikasi dan sumber informasi, gawai yang dilengkapi bermacam fitur juga menjadi pintu masuk untuk mengakses media sosial serta fitur lain. Bahkan, penggunaan gawai yang terus-menerus tanpa mengenal waktu berpotensi mengganggu kesehatan serta membuat kecanduan (adiksi gawai).
Apa saja dampak pengguna gawai dan komputer ?
- Membaca atau menggunakan gawai/komputer/ menonton video dalam waktu yang lama
- Memaksa untuk melihat dalam penglihatan redup
- Paparan sinar yang terang atau glare
- Refleks kedip berkurang
- Pengguna mempunyai gangguan refraksi (perlu kacamata)
Apa saja dampak terhadap kesehatan ?
1.Computer Vision Syndrome/ Sindrom Penglihatan Komputer
Merupakan sekumpulan gejala yang dialami mata akibat terlalu lama berada di depan layar gawai. Gejala dapat berupa mata pegal, mata lelah, mata merah, pandangan kabur dan pandangan ganda.
2.Insomnia/ Sulit Tidur
Bekerja atau bermain di depan komputer atau ponsel tiap malam dalam kondisi gelap dapat mengganggu pengaturan siklus tidur dalam tubuh.
3.Repetitive Stress Injuries
Merupakan gangguan tubuh disebabkan oleh gerakan kecil yang berulang. Seperti mengetik keyboard atau keypad, penggunaan mouse yang lama hingga mengiritasi tendon. Selain itu bisa menyebabkan pembengkakan jaringan sekitar sehingga dapat menekan saraf, yang akhirnya terjadi keluhan seperti kesemutan, nyeri dan kaku gerak.
4.Obesitas
Saat ini beberapa orang lebih memilih refresing dengan streaming atau bermain game online dibandingkan berolahraga atau sekedar beraktifitas di luar. Dengan banyaknya waktu yang dihabiskan duduk untuk menggunakan gawai, dapat mengurangi aktifitas fisik sehingga dapat meningkatkan obesitas.
5.Gangguan pendengaran
Ponsel hampir selalu dibawa, begitu juga dengan alat untuk mendengarkan musik digital seperti headset. Mendengarkan musik melalui headset dapat meningkatkan risiko penurunan pendengaran.
6.Risiko kecelakaan lalu lintas meningkat
Kebiasaan menggunakan ponsel saat mengendarai kendaraan dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Meskipun kedua tangan berada di setir kemudi, tetapi otak lebih terfokus pada perbincangan di telepon dibandingkan dalam memperhatikan jalan.
Antusias peserta sangat baik serta ada umpan balik pertanyaan dari pasien kepada narasumber.


