← Kembali ke Informasi Terkini

Berita

“Okupasi Terapi Pada Lansia Dengan Demensia”

Klaten, Jumat 3 Juni 2022 pukul 08.30, Tim Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro  (RSST) menyelenggarakan penyuluhan kesehatan dengan tema “Okupasi Terapi pada Lansia dengan Demensia”. Narasumber Ibu Sriyani Setyaningsih, A.Md.OT. Acara diselenggarakan di ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan RSST.

Lansia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas. Periode ini merupakan periode dimana terjadi kemunduran fisik, psikologis, dan sosial secara bertahap.

Demensia merupakan penyakit progresif yang mengikis kemampuan untuk berkomunikasi dan berinteraksi secara bermakna dan mengganggu penilaian, memori serta mempengaruhi regulasi, contohnya seperti mudah lupa, keterampilan sosial yang terbatas, dan kemampuan berpikir sangat terganggu sehingga mengganggu fungsi sehari-hari.  

Apa Saja Peran Okupasi Terapi Pada Lansia Dengan Demensia ?

1. Penyederhanaan Kerja

Menyederhanakan setiap kerja/aktivitas apapun agar lebih efektif sehingga dapat menghemat pikiran, tenaga, waktu, ruang & benda.

Contoh :

  • Mengurangi urutan aktivitas
  • Menyimpan benda di tempat yang sama

2. Konservasi energi

Konservasi energi adalah suatu cara melakukan aktivitas dengan energi yang relatif minimal, namun dapat memperoleh hasil aktivitas yg baik.

Contoh:

  • Hindari tergesa-gesa
  • Aktivitas direncanakan dengan baik
  • Gunakan alat bantu

3. Cognitive Training

Merupakan bentuk penanganan tanpa obat yang berfokus pada praktik terpandu pada tugas-tugas yang menargetkan fungsi kognitif tertentu.

Contoh:

  • Latihan pemecahan masalah : sharing / berbagi cerita
  • Melatih konsentrasi : menonton tv, membaca koran, mendengarkan radio, berkebun
  • Melatih memori : mengingat tanggal dan tahun
  • Melatih keterampilan motorik : memainkan puzzle

Antusias peserta sangat baik serta ada umpan balik pertanyaan dari pasien kepada narasumber.