← Kembali ke Informasi Terkini

Berita

“Yuk Tetap Terapkan Protokol Kesehatan Untuk Mencegah Penularan Covid-19”

Klaten, Kamis 14 Juli 2022 pukul 09.00, Tim Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro  (RSST) menyelenggarakan penyuluhan kesehatan dengan tema “Yuk Tetap Terapkan Protokol Kesehatan Untuk Mencegah Penularan Covid-19”. Acara diselenggarakan di Instalasi Rawat Jalan Terpadu RSST. Secara umum kasus Covid-19 di Indonesia telah menurun, namun tetap perlu kewaspadaan karena di beberapa tempat  masih mengalami kenaikan sehingga pemerintah Indonesia belum mencabut status pandemi Covid-19. Pemerintah terus melakukan gerakan percepatan vaksinasi sebagai upaya mengurangi risiko kematian. Covid-19 di Indonesia pada bulan Juli 2022 meningkat, dimana DKI Jakarta menjadi daerah yang dominan mengalami kenaikan kasus Covid-19. Kenaikan tersebut perlu kita waspadai di tengah masyarakat kembali beraktivitas, setiap individu atau seseorang harus ikut bertanggung jawab mencegah penularan.  Dengan terjadinya kenaikan kasus sebaiknya kita tetap menerapkan protokol kesehatan dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS. Melakukan praktik disiplin memakai masker dan rajin mencuci tangan, sehingga menjadikan kebiasaan baru dalam kehidupan sehari-hari serta sebagai upaya memastikan kita tetap dalam kondisi yang sehat. Jika seseorang belum mendapatkan vaksin booster atau vaksin Covid-19 dosis ketiga segera dapatkan vaksin booster juga mendukung program vaksinasi pemerintah. Berikut ini adalah protokol kesehatan 5 M yaitu :
  1. Memakai masker
  2. Mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer
  3. Menjaga jarak 1 hingga 2 meter
  4. Menjauhi kerumunan
  5. Mengurangi mobilitas
Pentingnya melakukan protokol kesehatan dapat mencegah penularan Covid-19 karena :
  • Dapat menumbuhkan kebiasaan perilaku hidup bersih dan sehat
PHBS merupakan gerakan dalam menjaga kesehatan dan kualitas hidup seseorang dengan tujuan agar dapat menumbuhkan kesadaran pribadi dalam mencapai hidup yang sehat, dengan membiasakan menerapkan protokol kesehatan.
  • Dapat melindungi diri dan keluarga
Menerapkan protokol kesehatan tidak hanya melindungi diri dari penularan virus Covid-19 tetapi juga melindungi orang lain serta keluarga di rumah. Apalagi bila beraktivitas di luar rumah seperti bekerja, sekolah dan aktifitas di luar rumah lainnya yang berinteraksi dengan banyak orang. sehingga penting untuk menerapkan protokol kesehatan.
  • Tidak mudah terkena penyakit
Hal ini dapat dilakukan dengan PHBS. Dengan menerapkan protokol kesehatan, menjaga kebersihan, tidak hanya melindungi dari Covid-19, tetapi juga risiko penyakit yang lain
  • Dapat meningkatkan produktivitas
Dengan tubuh serta pikiran yang sehat  akan membawa pikiran tenang dan membantu meningkatkan produktivitas bekerja. Sehingga membantu menyelesaikan pekerjaan dengan cepat, mudah dan efektif.
  • Lingkungan jadi lebih bersih
Menerapkan protokol kesehatan berarti menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Hal tersebut membuat lingkungan rumah menjadi tempat tinggal yang lebih bersih, nyaman, dan terbebas dari bakteri. Menerapkan protokol kesehatan dapat dimulai dari diri sendiri dan mengajak keluarga untuk hidup sehat sehingga lebih aman dari resiko penularan Covid-19. Antusias peserta sangat baik serta ada umpan balik pertanyaan dari pasien kepada narasumber. Daftar Pustaka
  1. Rijal, dkk. 2021. Penerapan Protokol Kesehatan dalam Pelayanan Publik Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 di Kampung Yafdas. Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Yapis Biak. Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomer 1.
  2. Setligt Celine, dkk.2022. Penerapan Kebijakan Protokol Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Covid-19 di Kelurahan Buyungon Kabupaten Minahasa Selatan. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado. Jurnal Kesmas Volume 11 Nomer 2.
  3. AghniyaAiniDzunur, dkk. 2022. Efektivitas Penerapan 5M sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 di Desa Ima’an Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Amalee Indonesian Journal Of Community Research And Engagement Volume 3 Nomer 1.