← Kembali ke Informasi Terkini

Berita

Ketahui Yuk Manfaat ASI Eksklusif

Klaten, Selasa 16 Agustus 2022, Tim Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) menyelenggarakan penyuluhan kesehatan dengan tema “Ketahui Yuk Manfaat ASI Eksklusif”. Narasumber Mahardini Ayu Rastuti, SST. Acara diselenggarakan di ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan Terpadu (IRJT) RSST. ASI eksklusif merupakan nutrisi yang paling tepat diberikan kepada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan. ASI Eksklusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan selama 6 (enam) bulan tanpa menambahkan dan/atau mengganti dengan makanan atau minuman lain. Manfaat pemberian ASI Eksklusif kepada bayi adalah ASI merupakan zat  gizi yang lengkap, mudah di cerna, diserap secara efesien dan melindungi terhadap infeksi. Sedangkan manfaat menyusui adalah membantu Bonding  dan perkembangan, membantu menunda kehamilan baru dan melindungi kesehatan Ibu. Manfaat ASI bagi ibu Adapun manfaat ASI bagi ibu yaitu
  • Menyusui mendorong pengembalian rahim sehingga mencegah terjadinya perdarahan pasca melahirkan
  • Secara material dengan menyusui berarti lebih murah, ekonomis karena tidak perlu membeli dan tidak merepotkan
  • Melangsingkan tubuh, menyusui dapat membakar kalori sehingga membantu menurunkan berat badan. Tubuh dapat membakar kalori ketika memproduksi ASI
  • Mengurangi risiko terjadinya kanker payudara
  • Meningkatkan hubungan batin yang lebih sempurna antara ibu dan bayi
Manfaat ASI untuk bayi Berikut manfaat ASI untuk bayi yaitu:
  1. Mencegah terserang penyakit
ASI eksklusif untuk bayi meningkatkan ketahanan tubuh bayi sehingga bisa mencegah bayi terserang berbagai penyakit yang bisa mengancam kesehatan bayi.
  1. Membantu perkembangan otak dan fisik bayi
Manfaat ASI eksklusif paling penting ialah bisa menunjang sekaligus membantu proses perkembangan otak dan fisik bayi. Hal tersebut dikarenakan usia 0 sampai 6 bulan bayi belum diizinkan mengonsumsi nutrisi apapun selain ASI. Sehingga selama enam bulan, ASI yang diberikan memberikan dampak yang besar pada pertumbuhan otak dan fisik bayi ke depannya.
  1. Berat badan bayi ideal
Bayi yang mendapat ASI tidak mengalami kelebihan berat badan saat tumbuh besar. Karena ASI lebih sedikit merangsang produksi insulin.
  1. Mengurangi risiko alergi pada bayi
ASI berperan dalam mengurangi risiko alergi pada anak. ASI mengandung 5 antibodi yaitu imunoglobulin A, D, G, M, dan IgE. Masing-masing memiliki fungsi sendiri untuk membantu supaya tubuh tetap sehat dan terhindar dari alergi.
  1. Memperkuat hubungan ibu dan bayi
Saat menyusui anda akan bersentuhan dengan kulit bayi dan saling bertatapan. Hal ini bisa memperkuat ikatan antara ibu dengan bayi. Cara menyimpan ASI Perah Agar ASI tetap terjaga kualitasnya sampai diberikan kepada bayi, berikut ini adalah cara menyimpan ASI yaitu
  • Sebaiknya alat penyimpan ASI sudah bersih
Sebelum memompa ASI dan menyimpannya, usahakan mencuci tangan terlebih dahulu. Sebaiknya ibu memastikan alat yang digunakan untuk memompa dan menyimpan ASI dalam kondisi steril. Setelah dicuci peralatan pompa dan penyimpan ASI diletakkan pada tempatnya. Usahakan untuk selalu menjaga kebersihan semua alat yang bersentuhan langsung ASI. Dengan tujuan untuk mencegah bakteri tidak berkembang biak di peralatan yang digunakan untuk memompa dan menyimpan ASI.
  • Menggunakan wadah yang sesuai
Ibu dapat menggunakan wadah dalam bentuk botol kaca atau kantung khusus penyimpan ASI. Kantung penyimpan ASI dilengkapi dengan pelindung ekstra agar tertutup rapat sehingga ASI di dalamnya tidak bocor atau tumpah.
  • Pakai metode first in first out
Sebelum memasukkan botol atau kantung penyimpan ASI, sebaiknya memberikan label keterangan pada bagian depan wadah tersebut. Tuliskan tanggal dan waktu Ibu menyimpan ASI supaya tidak lupa. Ibu harus menggunakan ASI yang sudah disimpan lebih lama dan mengeluarkannya berurutan sesuai tanggal.
  • Memperhatikan waktu penyimpanan ASI
Memperhatikan waktu penyimpanan ASI yang tepat dapat menjaga kualitas ASI agar baik sampai diberikan pada bayi. ASI Perah dapat disimpan dengan ketahanan sebagai berikut:
  • 8 jam dalam temperatur ruangan
  • 24 jam di Cooler Bag dengan es batu atau ice pack
  • 3 hari di lemari es
  • 1 sampai 2 minggu di freezer pada lemari es satu pintu
  • 3 bulan di freezer pada lemari es dua pintu
Antusias peserta sangat baik serta ada umpan balik pertanyaan dari pasien kepada narasumber. Daftar Pustaka
  • Jasadin Ainun Nurul. 2021. Edukasi Pemberian Asi Eksklusif Menggunakan Komunikasi Interpersonal Dan Komunikasi Kelompok Pada Ibu Yang Memiliki Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Suli Kabupaten Luwu. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Makassar.
  • Sandewi 2018. Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Pertumbuhan Dan Perkembangan Pada Bayi Usia 7-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia. Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kendari.