← Kembali ke Informasi Terkini

Berita

5 Penyebab Kebutaan Utama Pada Mata

Klaten, Rabu 5 Oktober 2022, Tim Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) menyelenggarakan penyuluhan kesehatan dengan tema “5 Penyebab Kebutaan Utama pada Mata”. Narasumber Ratri Kartiningsih, AMK. Acara diselenggarakan di ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan Terpadu (IRJT) RSST. Mata merupakan satu organ vital yang sangat penting nilainya bagi manusia. Mata manusia dapat memperoleh banyak informasi visual yang digunakan untuk melaksanakan berbagai kegiatan. Gangguan terhadap penglihatan banyak terjadi, mulai dari gangguan ringan hingga berat yang dapat mengakibatkan kebutaan. Kebutaan tidak hanya berdampak terhadap kehidupan sosial penderita namun juga memberikan dampak bagi ekonomi karena produktifitas seseorang yang menjadi buta akan menurun dan hidupnya akan bergantung pada orang lain. Penyebab kebutaan dapat dari berbagai kondisi, tapi sering kali disebabkan oleh penyakit pada mata atau gangguan pada kesehatan secara umum. Ketika salah satu dari bagian mata rusak, baik karena sakit atau cedera, kebutaan dapat terjadi. Gejala Gejala-gejala yang muncul:
  1. Penglihatan berbayang atau berkabut
  2. Penglihatan buram
  3. Ada beberapa bagian yang tak terlihat oleh mata, seperti bagian tengah atau pinggir
  4. Kesulitan melihat di malam hari
  5. Lensa mata terlihat keruh dan terdapat bercak atau noda
  6. Mata merah
  7. Mata terasa sakit dan tidak nyaman
Apabila anda mengalami salah satu atau beberapa gejala tersebut, jangan tunda waktu untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis mata. Penyebab kebutaan pada mata. Berikut kondisi yang dapat menjadi penyebab kebutaan pada mata :
  1. Katarak
Katarak adalah keburaman atau kekeruhan pada lensa mata. Pada awalnya, Anda mungkin tidak mengalami gangguan penglihatan yang serius              dan bisa dikoreksi dengan kacamata atau sinar yang terang untuk membantu melihat. Faktor risiko
  • Usia
  • Diabetes Mellitus
  • Merokok
  • Paparan sinar UV
  • Obat-obatan
  • Genetik
  • Trauma mata
Gejala
  • Penglihatan buram (kabut)
  • Silau (saat ada sinar)
  • Penglihatan tidak jelas di tempat redup
  • Penglihatan warna dan kontras berkurang
  • Perubahan ukuran kacamata
2.   Retinopati Diabetes Retinopati Diabetes merupakan salah satu komplikasi dari Diabetes. Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan pembuluh darah pada retina. Faktor risiko
  • Durasi Diabetes
  • GDS tidak terkontrol
  • Hipertensi
  • Dislipidemia
  • Merokok
  • Etnis
Gejala
  • Tidak bergejala – buta
  • Bintik hitam melayang (floater)
  • Daerah hitam di area pandangan
3. Glaukoma Glaukoma merupakan penyakit kerusakan saraf optik yang disebabkan oleh peningkatan tekanan bola mata. Faktor risiko
  • Tekanan bola mata tinggi
  • Usia
  • Riwayat keluarga
  • Perempuan
  • Ras
  • Myopia
Gejala
  • Tidak bergejala – kebutaan
  • Nyeri mata
  • Sakit kepala
  • Mual muntah
  • Melihat pelangi/lingkaran cahaya
4. Degenerasi Makula (AMD) Degenerasi Makula (AMD) merupakan gangguan penglihatan yang ditemukan pada orang berusia lanjut terjadi pada usia 50 tahun ke atas. Faktor risiko
  • Usia
  • Merokok
  • Genetik
  • Perempuan
  • Hipertensi
  • Hiperkolesterolemia
  • Penyakit kardiovaskular
Gejala
  • Pandangan kabur
  • Skotoma
  • Micropsia
  • Metamorphopsia
5. Kekeruhan Kornea Adalah kekeruhan pada kornea yg disebabkan oleh infeksi Faktor risiko
  • Infeksi kornea
  • Pemakaian lensa kontak
  • Penyakit mata kering
  • Trauma mata
  • Penyakit kornea lain
Gejala
  • Pandangan kabur
  • Mata merah
  • Mata nrocos / berair
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Sensasi benda asing
  • Banyak kotoran mata
  • Kornea keruh
Cara menjaga mata tetap sehat
  • Gunakan pelindung mata
  • Gunakan lensa kontak sesuai aturan
  • Ketahui riwayat penyakit mata di keluarga
  • Segera ke dokter jika ada keluhan mata
  • Periksa dokter mata secara rutin
Antusias peserta sangat baik serta ada umpan balik pertanyaan dari pasien kepada narasumber. Daftar Pustaka
  • Detty Utia Ade, dkk. 2021. Karakteristik Faktor Risiko Penderita Katarak. Karakteristik Faktor Risiko Penderita Katarak. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada.
  • Erman Imelda, dkk. 2014. Hubungan Umur Dan Jenis Kelamin Dengan Kejadian Katarak Di Instalasi Rawat Jalan (Poli Mata) Rumah Sakit Dr. Sobirin Kabupaten Musi Rawas Tahun 2014. Prodi Keperawatan Lubuklinggau Politeknik Kesehatan Palembang