← Kembali ke Informasi Terkini
Bagaimana Cara Mengendalikan Penyakit Hipertensi?

Klaten, Senin 17 Oktober 2022, Tim Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) menyelenggarakan penyuluhan kesehatan dengan tema “Bagaimana Cara Mengendalikan Penyakit Hipertensi?”. Acara diselenggarakan di ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan Terpadu (IRJT) RSST.
Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas batas normal yang dapat mengakibatkan peningkatan angka kesakitan (morbiditas) dan juga angka kematian (mortalitas). Menurut WHO disebut Hipertensi apabila tekanan darah fase sistolik 140 mmHg menunjukkan fase darah yang sedang di pompa oleh jantung dan fase diastolik 90 mmHg menunjukkan fase darah yang kembali ke jantung.
Klasifikasi Hipertensi
| Kategori | Tekanan Darah Sistolik | Tekanan Darah Diastolik |
| Optimal | < 120 | < 80 |
| Normal | 120-129 | 80-84 |
| Normal- Tinggi | 130-139 | 85-89 |
| Hipertensi Derajat 1 | 140-159 | 90-99 |
| Hipertensi Derajat 2 | 160-179 | 100-109 |
| Hipertensi Derajat 3 | ≥ 180 | ≥ 110 |
| Hipertensi Sistolik Terisolasi | ≥ 140 | < 90 |
Gejala Hipertensi
- Sakit kepala
- Gelisah
- Jantung berdebar-debar
- Pusing
- Penglihatan kabur
- Rasa sakit di dada
- mudah lelah, dll
Faktor Penyebab Hipertensi
Hipertensi di pengaruhi 2 faktor yaitu factor tidak dapat diubah dan yang dapat diubah :
1. Faktor yang tidak dapat diubah
a. Usia
b. Jenis Kelamin
c. Keturunan
d. Riwayat Keluarga
2. Faktor yang dapat diubah
a. Stres
b. Berat badan
c. Pengunaan kontrasepsi oral pada wanita
d. Konsumsi garam berlebihan
e. Kebiasaan merokok
f. Pendidikan
g. Pekerjaan
Cara mengendalikan Hipertensi
Cara mengendalikan Hipertensidengan PATUH :
P : Periksa kesehatan secara rutin dan ikuti anjuran dokter
Pemeriksaan dilakukan tidak hanya ketika sedang mengalami gejala, namun sesuai anjuran dari dokter. Hal ini dilakukan untuk menghindari timbulnya komplikasi.
A : Atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat dan teratur
T : Tetap diet dengan gizi seimbang
Lakukan diet rendah garam
U : Upayakan aktivitas fisik dengan aman
Lakukan olahraga bersepeda, renang, lari, dan lain-lain. Apapun olahraganya, diri harus dapat mengenali seberapa kemampuan kita. Olahraga secara berlebihan juga dapat menyebabkan efek yang buruk pada kesehatan. Pada penderita Hipertensi dengan riwayat penyakit jantung maka harus lebih selektif dalam pemilihan jenis olahraga yang akan dipilih.
H : Hindari asap rokok, alkohol dan zat karsinogenik lainnya
Kandungan dari ketiganya memiliki risiko tinggi dalam mempercepat perburukan Hipertensi.
Pencegahan Hipertensi
Pencegahan Hipertensi yang dapat dilakukan yaitu
• Mengurangi asupan garam
• Makan lebih banyak buah dan sayuran
• Aktifitas fisik secara teratur
• Tidak merokok
• Membatasi asupan makanan tinggi lemak jenuh
• Menghilangkan/mengurangi lemak dalam makanan
Antusias peserta sangat baik serta ada umpan balik pertanyaan dari pasien kepada narasumber.
Daftar Pustaka
• Hamria, dkk. 2020. Hubungan Pola Hidup Penderita Hipertensi Dengan Kejadian Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Batalaiworu Kabupaten Muna. Program Sarjana Keperawatan STIKes Karya Kesehatan. Jurnal Keperawatan Volume 04 Nomor 01.
• Ansar Jumriani, dkk. 2019. Determinan Kejadian Hipertensi Pada Pengunjung Posbindu Di Wilayah Kerja Puskesmas Ballaparang Kota Makassar. Bagian Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Volume 1 Edisi 3.

