← Kembali ke Informasi Terkini

Berita

Mengenal Apa Itu Anemia ?

Klaten, Selasa 18 Oktober 2022, Tim Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) menyelenggarakan penyuluhan kesehatan dengan tema “Mengenal Apa Itu Anemia?”. Acara diselenggarakan di ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan Terpadu (IRJT) RSST.

Anemia adalah suatu keadaan tubuh dimana kadar Hemoglobin dalam darah kurang dari jumlah normal atau sedang mengalami penurunan. Kondisi normal Hemoglobin yaitu 12-13 gr%. Anemia merupakan kondisi dimana sel darah merah tidak mencukupi kebutuhan fisiologis tubuh yang mengakibatkan organ tubuh tidak mendapat cukup oksigen dan membuat penderita pucat serta mudah lelah.

Klasifikasi Anemia

Anemia dapat dikelompokkan menjadi kedalam tiga kategori yakni

  • Anemia ringan apabila kadar Hemoglobin dalam darah berkisar pada 9-10 gr %
  • Anemia sedang apabila kadar Hemoglobin dalam darah berkisar pada 7-8 gr %
  • Anemia berat apabila kadar Hemoglobin dalam 12 darah kurang dari 7 gr %

Penyebab Anemia

Penyebab Anemia karena kekurangan sel darah merah di dalam tubuh antara lain pendarahan yang berlebihan seperti haid yang berlebihan kecelakaan sering melahirkan, defisiensi besi atau kurang mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, menderita penyakit kronis, mengalami gizi buruk, kekurangan zat besi karena kebutuhan yang meningkat seperti kehamilan serta Alhokolisme.

Jenis Anemia

-Anemia defisiensi besi

Kebutuhan besi pada sumsum tulang untuk membuat sel-sel darah merah. Iron memainkan peranan penting dalam struktur yang tepat dari molekul Hemoglobin. Jika asupan besi terbatas atau tidak memadai karena asupan diet yang buruk, Anemia dapat terjadi sebagai hasilnya. Hal ini disebut Anemia kekurangan zat besi.

-Anemia yang berkaitan dengan gizi buruk

Banyak vitamin dan mineral diperlukan untuk membuat sel-sel darah merah. Selain zat besi, vitamin B12 dan folat diperlukan untuk produksi Hemoglobin yang tepat. Kekurangan dalam salah satu dapat menyebabkan Anemia karena kurangnya produksi sel darah merah.

-Anemia Pernisiosa

Masalah dalam perut atau usus dapat menyebabkan gangguan penyerapan vitamin B12. Hal ini dapat menyebabkan Anemia karena kekurangan vitamin B12.

-Anemia sel sabit

Pada beberapa individu, masalahnya mungkin berhubungan dengan produksi molekul Hemoglobin abnormal. Dalam kondisi ini masalah Hemoglobin kualitatif atau fungsional. Molekul Hemoglobin dapat menyebabkan masalah pada integritas struktur sel darah merah dan mereka mungkin menjadi berbentuk bulan sabit.

-Anemia Aplastik

Kadang-kadang beberapa infeksi virus parah dapat mempengaruhi sumsum tulang dan secara signifikan mengurangi produksi semua sel-sel darah.

-Anemia Hemolitik

Anemia Hemolitik adalah jenis Anemia dimana sel-sel darah merah pecah (Hemolisis). Beberapa bentuk Anemia ini bisa turun temurun dengan kehancuran konstan atau obat-obat tertentu yang mengganggu struktur sel darah merah.

Tanda dan gejala Anemia

  • Perasaan mudah lelah, lemah, letih, lesu, lungai
  • Sering pusing/ sakit kepala
  • Sering mengantuk
  • Pandangan berkunang- kunang dari posisi jongkok ke posisi berdiri/ perubahan posisi
  • Pucat pada wajah, telapak tangan, kuku, dan selaput dalam kelopak mata serta bibir

Akibat Anemia

  • Gangguan/ hambatan pada pertumbuhan badan dan perkembangan otak
  • Kecerdasan dan prestasi belajar menurun
  • Tubuh menjadi lemah dan kurang bugar
  • Produktifitas dan aktivitas menurun
  • Daya tahan tubuh menurun sehingga mudah terserang penyakit
  • Gangguan pada organ vital seperti jantung dan paru- paru

Pencegahan Anemia

  • Meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung zat besi dan asam folat terutama yang berasal dari sumber hewani seperti ikan, hati, susu, keju dan telur.
  • Mengkonsumsi suplemen zat besi
  • Periksakan diri ke dokter atau bidan atau pelayanan kesehatan terdekat.

Pengobatan Anemia, zat besi tergantung pada faktor penyebab yang menimbulkannya. Suatu contoh jika Anemia yang terjadi adalah karena kehilangan darah yang terlalu banyak maka penyebab dari kehilangan darah tersebut yang perlu diobati.

Antusias peserta sangat baik serta ada umpan balik pertanyaan dari pasien kepada narasumber.

Daftar Pustaka

  • Sabrina Tia, dkk. 2020. Pencegahan Penyakit Anemia Pada Remaja Dengan Pemeriksaan Hemoglobin Awal Pada Santri Pondok Pesantren Thawalib Sriwijaya Palembang. Bagian Mikrobiologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya. Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Volume 1 Nomer 3.
  • Julaecha. 2020. Upaya Pencegahan Anemia pada Remaja Putri. Prodi D III Kebidanan STIKBA Jambi. Jurnal Abdimas Kesehatan Volume 2 Nomer 2.