← Kembali ke Informasi Terkini
<strong>“Kenali Pencegahan Penyakit Menular”</strong>

Klaten, Senin 12 Desember 2022, Tim Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) menyelenggarakan penyuluhan kesehatan dengan tema “Kenali Pencegahan Penyakit Menular”. Acara diselenggarakan di ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan Terpadu (IRJT) RSST.
Penyakit menular adalah penyakit yang disebabkan oleh adanya agen infeksius (virus, bakteri, parasit) tertentu yang timbul melalui transmisi agen dari orang yang terinfeksi, hewan, atau reservoir ke pejamu (host) yang rentan baik secara langsung maupun tidak langsung melalui perantara seperti media air, udara dan vektor. Penyakit menular terjadi karena adanya interaksi antara agen, pejamu (host) dan lingkungan (Environment) serta proses transisi. Penyakit menular memiliki berbagai efek yang bervariasi mulai dari infeksi kemudian kondisi normal seperti biasa (tanpa gejala), kemudian penyakit bertambah parah dan berakhir pada kecacatan bahkan menyebabkan kematian.
Penyebab
- Bakteri
- Virus
- Jamur
- Parasit
Gejala
Gejala dari setiap penyakit menular berbeda beda tergantung organisme yang menyebabkan infeksi namun demam tinggi dan cepat lelah merupakan gejala sering dijumpai, apabila mengalami infeksi ringan dapat diatasi dengan istirahat bila infeksi sudah mengancam kesehatan seperti mengalami Covid-19 sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Gejala penyakit menular:
- Demam
- Diare
- Mudah lelah
- Nyeri sendi
- Batuk
- Hidung tersumbat
Cara penularan
Penularan penyakit menular terdiri dari dua jenis yakni :
1.Penularan secara langsung
Penularan secara langsung adalah proses penularan atau perpindahan agen secara langsung melalui kontak fisik baik orang maupun hewan.
2.Penularan tidak langsung
Penularan tidak langsung yakni penularan penyakit terjadi dengan melalui perantara baik orang, benda atau hewan yang terkontaminasi penyakit.
Jenis Penyakit Menular
1.Penyakit menular langsung
Difteri, Pertusis, Tetanus, Polio, Campak, Typhoid, Kolera, Rubella, Yellow Fever, Influensa, Meningitis, Tuberkolosis, Hepatitis, Penyakit akibat Pneumokokus, Penyakit akibat Rotavirus, Penyakit akibat Human Papiloma Virus (HPV), MERS-Cov, Infeksi saluran pencernaan, Infeksi menular seksual, Inveksi Human Immunodeficiency Virus (HIV), Infeksi saluran pernapasan, Kusta.
2.Penyakit menular tidak langsung (penyakit tular vektor dan binatang pembawa penyakit)
Malaria, Demam Berdarah, Chikungunya, Filariasis, Rabies, Toxoplasma, Lestoporosis, Flu Burung.
Cara mencegah penyakit menular
-Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) meliputi :
.Menerapkan perilaku Cuci tangan pakai sabun (CTPS)
.Menggunakan air bersih untuk keperluan sehari- hari
.Mengupayakan kondisi lingkungan yang sehat
-Melakukan Vaksinasi
-Mengatur pola makan
-Mengolah makanan dengan benar
-Tidur yang nyenyak
-Menghindari kontak langsung, upaya pencegahan penyakit menular dapat dilakukan dengan perilaku mengurangi kontak yakni mengurangi kontak dengan orang yang sakit dan mengurangi kontak dengan binatang pembawa penyakit.
-Menjaga dan memelihara kebersihan hewan peliharaan
Antusias peserta sangat baik serta ada umpan balik pertanyaan dari pasien kepada narasumber.
Daftar Pustaka
- Yuningsih Rahmi. 2015. Penanggulangan Wabah Penyakit Menular Di Kabupaten Bantul Tahun 2014. Kajian Volume 20 Nomer 1.
- Marta Tania Gabriel Ching Cing,dkk. 2022. Pencegahan Penyakit Menular Melalui Pelatihan Cuci Tangan Pakai Sabun Pada Anak Sekolah Mi Muhammadiyah Singasari. Universitas Muhammadiyah Purwokerto . Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Volume 2 Nomor 1.

