← Kembali ke Informasi Terkini
“Peran Vitamin D Dalam Kesehatan Tulang”
Klaten, Rabu 28 Desember 2022, Tim Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) menyelenggarakan penyuluhan kesehatan dengan tema “Peran Vitamin D Dalam Kesehatan Tulang”. Narasumber Mahasiswa Poltekkes Yogyakarta Jurusan Dietisen Gizi. Acara diselenggarakan di ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan Terpadu (IRJT) RSST.
Vitamin D adalah vitamin prohormon larut lemak yang juga dikenal sebagai kalsiferol. Vitamin D terdiri dari dua bentuk bioekivalen, vitamin D2 dan vitamin D3 Vitamin D berfungsi sebagai meningkatkan efisiensi penyerapan kalsium dan fosfat di usus. Bila tubuh manusia kekurangan vitamin D usus manusia hanya mampu menyerap 10-15% kalsium dan 60% fosfat dalam makanan. Vitamin D dibentuk melalui proses metabolisme yang kompleks yang berasal dari provitamin 7-Dehydrochlesterol dipermukaan kulit manusia dan oleh sinar matahari (UV-B) diubah menjadi vitamin D3 (Cholecal Cipherol), dan dari konsumsi makanan berupa vitamin D2. Ada beberapa penyakit yang dapat terjadi apabila kita kekurangan vitamin D, diantaranya adalah Osteoporosis yaitu penyakit keropos tulang dimana tulang akan mudah patah jika terkena tekanan berlebihan
Vitamin D adalah vitamin prohormon larut lemak yang juga dikenal sebagai kalsiferol. Vitamin D terdiri dari dua bentuk bioekivalen, vitamin D2 dan vitamin D3 Vitamin D berfungsi sebagai meningkatkan efisiensi penyerapan kalsium dan fosfat di usus. Bila tubuh manusia kekurangan vitamin D usus manusia hanya mampu menyerap 10-15% kalsium dan 60% fosfat dalam makanan. Vitamin D dibentuk melalui proses metabolisme yang kompleks yang berasal dari provitamin 7-Dehydrochlesterol dipermukaan kulit manusia dan oleh sinar matahari (UV-B) diubah menjadi vitamin D3 (Cholecal Cipherol), dan dari konsumsi makanan berupa vitamin D2. Ada beberapa penyakit yang dapat terjadi apabila kita kekurangan vitamin D, diantaranya adalah Osteoporosis yaitu penyakit keropos tulang dimana tulang akan mudah patah jika terkena tekanan berlebihan
Faktor risiko yang mempengaruhi kepadatan tulang
Di bawah ini merupakan faktor risiki yang dapat mempengaruhi kepadatan tulang meliputi :-
Aktivitas fisik
-
Asupan Vitamin D dan Kalsium
-
Obesitas
-
Usia
-
Hormon
Sumber Vitamin D
Sebagai penambah peningkatan tulang juga ada beberapa yang perlu diketahui lebih dalam dari mana sumber vitamin D hingga dampak apabila kekurangan vitamin D. Berikut ini detail nya :Sinar Matahari
Paparan sinar matahari yang mengandung UVB pada kulit memulai sintesis vitamin D karena panas tubuh mengubah vitamin D,7-dehidrokolesterol berdifusi ke seluruh tubuh dalam bentuk akhir yang lebih aktif, untuk mempertahankan kadar vitamin D yang cukup dalam tubuh permukaan kulit harus terkena sinar matahari langsung tanpa dilindungi oleh pakaian atau tabir surya.Makanan
Vitamin D yang berasal dari makanan dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu vitamin yang berasal dari alam, ASI dan suplemen (antara lain salmon, mackerel, tuna, minyak ikan cod, jamur, dan kuning telur).Kecukupan vitamin D
Angka kecukupan vitamin D adalah sebagai berikut :- Bayi 10 mcg (400 IU)
- Anak-anak dan remaja 15 mcg (600 IU)
- Dewasa 15 mcg (600 IU)
- Dewasa > usia 70, 20 mcg (800 IU)
- Ibu hamil 15 mcg (600 IU)
- Ibu menyusui 15 mcg (600 IU)
Kekurangan Vitamin D
- Osteoporosis, kekurangan vitamin D dapat menyebabkan pengeroposan tulang atau Osteoporosis
- Osteomalasia, biasanya terjadi pada wanita yang mengalami kekurangan Kalsium dan tidak mendapat paparan sinar matahari yang cukup.
Manfaat vitamin D dalam menjaga kepadatan tulang
- Mempertahankan Homeostasis Kalsium (proses menjaga agar kadar Kalsiumdalam tubuh tetap seimbang) dan Fosfor
- Hormon PTH (hormon yang mengatur keseimbangan Kalsium dalam darah) bersama dengan Kalsitriol atau Estrogen, memindahkan Kalsium dan Fosfor dari tulang untuk menjaga kadar darah tetap normal.
- Meningkatkan reabsorbsi Kalsium dan Fosfat di ginjal
- membantu pengerasan tulang dengan cara mengatur agar Kalsium dan Fosfor berada di dalam darah
Daftar Pustaka
- Fiannisa Riskita. 2019. Vitamin D sebagai Pencegahan Penyakit Degeneratif hingga Keganasan. Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Medula Volume 9 Nomor 3.
- Heman Sari Permata Indah Ning. 2017. Hubbungan Konsentrasi Serum Vitamin D (25(OH)D) Dengan Densitas Massa Tulang Calcaneal Pada Lansia Di Klinik Pelayanan Kesehatan Masyarakat Reni Jaya UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Tahun 2017. Skripsi Program Studi Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Baca Juga : ENDOSKOPI TULANG BELAKANG SEBAGAI METODE BARU UNTUK PENANGANAN ‘SARAF KEJEPIT’ PADA TULANG BELAKANG