← Kembali ke Informasi Terkini
Lepuhan Kemerahan dan Berisi Cairan pada Kulit (Herpes pada Anak)
Tim Promkes RSST - Herpes adalah penyakit yang ditandai dengan lepuhan kemerahan dan berisi cairan pada kulit. Penyakit herpes mengakibatkan kulit menderita infeksi dan dapat terjadi pada siapa saja termasuk anak-anak. Virus herpes yang menyerang anak adalah penyakit menular yang dapat ditularkan melalui air liur / lewat ciuman, kontak tubuh atau dengan menyentuh benda yang sudah dipegang oleh penderita penyakit seperti berbagi wadah minuman atau peralatan makan, berbagi waslap atau handuk atau menyembuh luka sebelum sembuh.
Gejala-gejala yang muncul pada anak yang tertular penyakit herpes awalnya muncul bentuk luka lecet di bibir, sekitar mulut atau bahkan dalam mulut kemudian akan berkembang menjadi lepuhan kecil di area bibir yang semakin lama semakin membesar, rasa kesemutan, gatal, dan iritasi pada area mulut, adanya rasa sakit pada bibir di mulut yang dapat berlangsung selama 3-7 hari, lepuhan kecil dapat mengeluarkan cairan yang bisa mengeras dan sariawan dan kondisi lainnya. Selain itu terdapat beberapa faktor lain yang dapat memicu herpes pada anak seperti panas matahari, angin dingin, flu dan demam, fluktuasi hormon serta lemahnya kekebalan sistem tumbuh.
Dampak herpes sekitar mulut yang berbahaya bagi kesehatan meliputi tubuh mengalami dehidrasi akibat kulit yang melepuh dan menyakitkan pada mulut membuat penderita kesulitan untuk minum air putih, terjadinya infeksi virus yang menyebar ke otak dan menyebabkan peradangan pada area mulut serta tenggorokan tetapi hal ini tidak mengancam jiwa, Infeksi kulit akan semakin parah dan meluas jika area kulit yang terbuka bersentuhan langsung dengan virus, Herpes whitlow dapat berkembang pada anak-anak akibat kebiasaan menghisap jari dan dimulutnya kebetulan sudah terinfeksi herpes, serta berbahaya jika terkena mata (saat jari yang terinfeksi terkena mata.
Beberapa upaya yang bisa dilakukan apabila anak sudah terkena virus, berikut caranya :
- Menghentikan kegiatan anak menggaruk luka atau mengorek luka dan rajinlah untuk cuci tangan dengan sabun.
- Selama gejala demam muncul jangan biarkan anak berbagi minuman atau peralatan makan, mandi atau barang lainnya dengan orang lain (untuk mengurangi penyebaran virus herpes).
- Kurangi aktivitas fisik seperti olahraga pada anak dan pastikan untuk membersihkan peralatan olahraga dengan rutin jika terpaksa harus digunakan.
- Meminta anak untuk tidak menyentuh mata ketika mengalami herpes karena berpotensi menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius.
- Pastikan anak memiliki waktu istirahat atau tidur yang cukup agar virus lebih cepat mereda.
- Kelola makanan dan minuman anak selama sakit, hindari makanan asam atau buah-buahan seperti jeruk.
- Menghindari paparan sinar matahari dan menggunakan tabir surya.