← Kembali ke Informasi Terkini

Berita

“Mengenal Apa Itu Hipertensi?”

Klaten, Rabu 15 Februari 2023, Tim Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP dr. SoeradjiTirtonegoro (RSST) menyelenggarakan penyuluhan kesehatan dengan tema “Mengenal Apa Itu Hipertensi?”. Narasumber Mahasiswa Profesi Ners Universitas Respati Yogyakarta. Acara diselenggarakan di ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan Terpadu (IRJT) RSST. Hipertensi merupakan suatu keadaan ketika tekanan darah di pembuluh darah meningkat secara kronis. Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah lebih tinggi, yaitu tekanan sistoliknya di atas 140mmHg dan tekanan diastoliknya lebih dari 90mmHg. Hipertensi akan memperburukstruktur anatomi pembuluh darah, apalagi jika disertai dengan tingkat kolesterol yang tinggi, hal tersebut membuat pembuluh darah menjadi kaku, pembuluh darah yang kaku tersebut dapat berlanjut membuat penyempitan yang menghambat peredaran darah dan membuat pembuluh darah rawan terhadap ataupun pecah sehingga menjadi Stroke. Penyakit Hipertensi dipengaruhi oleh kebiasaan hidup seseorang sering disebut juga The Silent Killer karena penderita dapat mengidap selama bertahun- tahun tanpa menyadari. Penyebab
  1. Hipertensi primer
Hipertensi primer belum diketahui secara pasti penyebabnya, meski demikian ada faktor pemicu dari Hipertensi primer seperti riwayat keluarga atau genetik, gaya hidup tidak sehat, dan obesitas.
  1. Hipertensi sekunder
Hipertensi sekunder adalah Hipertensi yang penyebabnya dapat diketahui, antara lain kelainan pembuluh darah ginjal, gangguan kelenjar tiroid (hipertiroid) dan lain lain. Gejala Gejala Hipertensi yaitu mudah lelah, sakit kepala, mimisan, mati rasa dan kesemutan pada tangan dan kaki (paresthesias), sesak nafas, denyut jantung yang cepat terasa di dada (palpitasi), tengkuk terasa pegal/kaku, sering gelisah, berdebar-debar, susah tidur. Faktor risiko
  1. Faktor risiko yang tidak dapat diubah
  • Umur
  • Jenis Kelamin
  • Genetik
  1. Faktor risiko yang dapat diubah
  • Berat badan berlebih
  • Merokok
  • Konsumsi garam berlebih
  • Kurang aktivitas fisik
  • Stres
  • Konsumsi alkohol
Pemeriksaan Pemeriksaan penunjang yang sebaiknya dilakukan untuk mengetahui penyakit Hipertensi adalah pemeriksaan darah rutin, gula darah, profil lipid, elektrolit, fungsi ginjal, pemeriksaan rekam jantung (Elektrokardiografi/ EKG) dan foto rontgen. Penanganan
  1. Mandiri
Untuk pengendalian penyakit Hipertensi, anda dapat melakukan langkah-langkah menerapkan pola hidup sehat yaitu
  • Mengonsumsi garam dibatasi
  • Menjaga berat badan normal
  • Membatasi konsumsi kafein
  • Mengonsumsi makanan sehat (sayur dan buah)
  • Menghindari kebiasaan merokok
  • Olahraga teratur
  • Membatasi asupan makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi
  • Mengurangi konsumsi minuman beralkohol
  • Mengelola stres
  • Istirahat cukup
  1. Medis
  • Kotrol rutin sesuai anjuran dokter
  • Minum obat teratur
  • Apabila terjadi komplikasi dari Hipertensi dengan serangan mendadak segera di bawa ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat agar segera mendapatkan pertolongan medis
Komplikasi
  • Stroke
  • Penyakit jantung koroner
  • Payah jantung (CHF)
  • Kerusakan ginjal
Jika merasakan ciri-ciri Hipertensi seperti di atas, anda memerlukan penanganan dan pengobatan dari tenaga medis, juga penting dilakukan pemeriksaan tekanan darah rutin untuk mendeteksi Hipertensi secara dini. Antusias peserta sangat baik serta ada umpan balik pertanyaan dari pasien kepada narasumber. Daftar Pustaka
  • Lestari Puji. 2021. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Di Puskesmas Kabupaten Magelang. Skripsi Program Studi S1 Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Magelang.
  • Hakim Sulaiman M Masagus. 2021. Hubungan Faktor Risiko Hipertensi Dengan Kejadian Hipertensi Esensial Di Puskesmas Kalidoni Palembang. Skripsi Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya.