← Kembali ke Informasi Terkini

Berita

“Perawatan Bayi Prematur Dengan Metode Kangoroo Mother Care"

Klaten, Selasa 21 Februari 2023, Tim Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) menyelenggarakan siaran kesehatan dengan tema “Perawatan Bayi Prematur Dengan Metode Kangoroo Mother Care”. Dea Prastika Hapsari, S. Kep Ners. Acara diselenggarakan di ruang radio sentral RSST. Bayi prematur adalah bayi yang lahir hidup sebelum usia kandungan lengkap 37 minggu. Pembagian kategori kelahiran prematur berdasarkan usia kehamilan yakni Preterm ekstrem/ Extremely preterm (<28 minggu), sangat prematur/Very preterm 28-32 minggu, premature sedang-akhir/ Moderate to late preterm 32-37 minggu. Usia kandungan 37 minggu adalah masa dimana organ bayi seperti otak, paru-paru, dan hati masih dalam proses perkembangan. Pencegahan kematian dan komplikasi dari kelahiran bayi prematur diawali dari kehamilan yang sehat. KMC didefinisikan sebagai kontak kulit ke kulit diantara ibu ke bayi dan pemberian ASI eksklusif yang dilakukan secara terus menerus dan berkepanjangan. KMC dilakukan dengan meletakkan bayi diantara payudara ibu sehingga terjadi kontak dari kulit ibu ke kulit bayi. Saat dilakukan KMC baik ibu maupun bayi dalam keadaan telanjang dada, bayi hanya menggunakan diapers, topi, sarung tangan dan kaos kaki. Posisikan kepala, leher, dan tubuh bayi agar tidak mengganggu jalan napas bayi. Perawatan bayi prematur maupun Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) yaitu:
  1. Perawatan preventif dan promotiv
Kangaroo Mother Care/Perawatan Metode Kangguru (KMC/PMK), Feeding (pemberian minum pada bayi), Mikronutrisi, Probiotik, Emollients (pemberian pelembab pada kulit bayi yang bertujuan untuk meningkatkan integritas dan barier kulit bayi yang masih mudah abrasi dan menjadi jalan masuk untuk organisme patogen)
  1. Perawatan untuk komplikasi
Perawatan untuk komplikasi dimulai dari resusitasi, pemberian surfaktan, pemberian Continous Positive Airway Pressure (CPAP), Oksigen, pemberian terapi Methylxanthine, penanganan Hipoglikemis, Hiperbilirubin, Infeksi, Necrotizing enterocolitis, Anemia, Pertumbuhan, Perkembangan Otak, Pendengaran, Penglihatan, dan Disabilitas.
  1. Keterlibatan dan dukungan keluarga
Keterlibatan dan dukungan keluarga yang dimaksudkan adalah keterlibatan keluarga dalam perawatan rutin, dukungan keluarga berupa edukasi dan konseling, persiapan pulang, dukungan dari rekan/lingkungan, kunjungan rumah, cuti dan hak orang tua. Keluarga dengan bayi prematur harus diberikan dukungan ekstra, karena merawat bayi prematur akan meningkatkan stres, kecemasan, depresi, dan membutuhkan banyak biaya. Dukungan kepada keluarga dapat diberikan saat bayi dirawat di fasilitas kesehatan, saat persiapan pulang, dan saat kunjungan rumah. Prinsip Metode Kanguru
  • Kontak bayi kulit dengan ibu dapat mempertahankan suhu bayi dan mencegah bayi kedinginan
  • Gunakan tutup kepala
  • Mendekap bayi agar kulit bayi bersentuhan langsung
  • Metode kanguru dapata dilakukan pada ibu
Tujuan KMC
  • Mencegah Hipotermi
  • Mencegah Infeksi
  • Mendukung ibu memberikan ASI eksklusif
Manfaat KMC
  • Meningkatkan berat badan bayi
  • Memudahkan dan membantu keberhasilan pemberian ASI
  • Meningkatkan hubungan ibu dan bayi
  • Meningkatkan produksi ASI
  • Meningkatkan frekuensi menyusu bayi
  • Bayi lebih tenang dan jarang menangis sehingga meningkatkan durasi tidur bayi
  • Peningkatan stabilitas bayi
  • Meningkatkan pertumbuhan pada bayi
Cara menggendong bayi dengan KMC
  • Ibu telanjang dada dan posisikan bayi
  • Bayi telanjang (hanya menggunakan popok dan topi
  • Bayi diletakkan di dada ibu, diantara kedua payudara ibu sehingga terjadi kontak dengan kulit pinggul bayi dengan posisi fleksi (frog position) kemudian di sanggah dengan kain penggendong
  • Fiksasi selendang bagian bawah telinga bayi memutar sampai punggung ibu
  • Ikat selendang di bagian bawah punggung ibu dengan erat
  • Posisi kepala bayi sedikit ekstensi sehingga jalan nafas bayi tetap terbuka dan memungkinkan terjadinya kontak mata antara ibu dan bayi
  • Putar sisa selendang melingkari punggung ibu dan ikat dibawah tubuh bayi
  • Pastikan bayi menempel dengan erat pada tubuh ibu
Daftar Pustaka
  • Perdani, Z.P & Nurhasanah. 2021. Pengaruh Kangoroo Mother Care Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Prematur. Jurnal JFT:Universitas Muhammadiyah Tangerang.
  • Solehati, T., Kosasih, C. E., Rais, Y. & Fitriyah, N. 2018. Kangaroo Mother Care pada Bayi Berat Lahir Rendah: Sistemik Review. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Volume 8 Nomer 1.