← Kembali ke Informasi Terkini
Amiloidosis
Tim Promkes RSST, Amiloid adalah salah satu jenis protein yang diproduksi di sumsum tulang dan tersimpan pada jaringan atau organ tubuh. Amiloid berperan dalam berbagai proses fisiologis, seperti pembentukan memori jangka panjang dan pelepasan hormon peptida yang disimpan secara bertahap . Ketika protein amiloid mengalami penumpukan dan membentuk endapan maka tubuh akan terserang penyakit yang disebut amiloidosis. Amiloidosis adalah salah satu penyakit langka akibat penumpukan amiloid pada organ dan jaringan di seluruh tubuh. Pengendapan amiloid pada akhirnya dapat merusak sistem organ bahkan menyebabkan organ tidak berfungsi (kegagalan organ). Amiloidosis sering terjadi pada organ jantung, ginjal, saluran pencernaan, sistem saraf dan kulit. Amiloid sendiri merupakan protein yang diproduksi di sumsum tulang dan dapat disimpan di jaringan atau organ tubuh. Pada tahap awal, amiloidosis sering kali tidak menimbulkan gejala apa pun. Namun, seiring memburuknya penyakit, penumpukan amiloid dapat memengaruhi kerja organ yang terkena dan menyebabkan komplikasi serius.
Penyebab Amiloidosis
Penumpukan amiloid ini dapat terjadi akibat beberapa kondisi berikut:- amiloidosis primer
- amiloidosis sekunder
- Dialysis-related amyloidosis
- Senile systemic amyloidosis
- amiloidosis keturunan
- Organ-specific amyloidosis
Faktor risiko amiloidosis
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang menderita amiloidosis adalah:- Berjenis kelamin pria
- Berusia di atas 60 tahun
- Menderita penyakit infeksi kronis atau penyakit peradangan tertentu
- Menderita penyakit sel plasma, misalnya multiple myeloma
- Pernah menjalani prosedur cuci darah
- Lelah dan lemas
- Sendi terasa nyeri
- Kulit menebal atau mudah memar
- Lidah bengkak
- Tangan dan kaki kesemutan atau mati rasa
- Denyut jantung tidak teratur (aritmia) (aritmia)
- Sesak napas
- Tungkai membengkak
- Diare dan BAB berdarah
- Berat badan turun drastis
Pemeriksaan Amiloidosis
Dokter akan meminta pasien menjalani beberapa tes penunjang, seperti :- Tes darah dan urine
- Biopsi
- USG (ultrasonografi)
- Ekokardiogram
- Tes genetic
Penanganan Amiloidosis
Pengobatan yang diberikan bertujuan untuk meredakan gejala dan menghambat perkembangan penyakit dengan metode antara lain :- Kemoterapi
- Obat-obatan
- Transplantasi hati
- Transplantasi sel induk autologous (ASCT)
- Transplantasi ginjal