← Kembali ke Informasi Terkini
Mengenal Apa Itu Keluarga Berencana ?
Tim Promkes RSST, Keluarga berencana adalah suatu usaha untuk merencanakan kehamilan dalam rangka menuju keluarga kecil bahagia dan sejahtera. Kebijakan keluarga berencana ditetapkan untuk menyesuaikan laju perkembangan penduduk. Dampak negatif bila tidak mengikuti program keluarga berencana antara lain berdampak pada kesejahtraan keluarga karena akan berpengaruh pada masalah ekonomi keluarga yang memiliki anak banyak atau kelahiran tidak terkontrol akan berdampak pada tingginya pengeluaran.
Tujuan program KB
- Mengatur kehamilan yang diinginkan
- Menjaga kesehatan dan menurunkan angka kematian ibu, bayi, dan anak
- Meningkatkan akses dan kualitas informasi, pendidikan, konseling, dan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi
- Meningkatkan partisipasi dan kesertaan pria dalam praktek Keluarga Berencana
- Mempromosikan penyusuan bayi sebagai upaya untuk menjarangkan jarak kehamilan
- Mencegah Kesehatan Terkait Kehamilan Kemampuan wanita untuk memilih untuk hamil dan kapan ingin hamil
- Mengurangi AKB/ Angka Kematian Nayi KB dapat mencegah kehamilan dan kelahiran yang berjarak dekat
- Memberdayakan Masyarakat dan Meningkatkan Pendidikan KB memungkinkan masyarakat untuk membuat pilihan berdasarkan informasi tentang kesehatan seksual dan reproduksi
- Kondom, kondom berbentuk selubung tipis dari karet atau vinil yang berwarna dan ada tidak berwarna, digunakan untuk menutupi penis saat berhubungan
- Cara pakai kondom cukup sederhana dan tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar. Kondom tersedia dan mudah dicari di pasaran.
- Memberikan perlindungan terhadap penyakit menular seksual
- Mudah didapatkan dan tidak menggunakan resep dokter
- Efektif tidaknya kondom untuk mencegah kehamilan ditentukan dari ukuran dan cara menggunakannya. Ukuran yang terlalu besar berisiko longgar dan terlepas, terlalu sempit berisiko mudah sobek. Sementara penggunaan kondom yang salah dapat beresiko kehamilan.
- Kurang efektif untuk mencegah kehamilan
- Vasektomi, Vasektomi adalah merupakan suatu metode kontrasepsi operatif minor yang aman, sederhana, dan sangat efektif.
- Pil KB, adalah obat pencegah kehamilan yang diminum. Pil diperuntukkan bagi wanita yang tidak hamil dan menginginkan untuk mencegah kehamilan.
- Penggunaan Pil KB mudah, dibutuhkan kepatuhan wanita untuk meminumnya.
- Kehamilan bisa segera terjadi setelah berhenti minum Pil KB Membuat lapisan endometrium mengalami penebalan dan peluruhan sesuai dengan siklus 28 hari schingga dapat mengurangi beberapa keluhan haid.
- Tidak semua ibu dengan program KB cocok dengan pil KB
- Terasa mual
- Terjadi nyeri payudara
- Sebaiknya mempunyai stok lebih sebagai persediaan.
- Resiko terhadap kesehatan kecil
- Tidak diperlukan pemeriksaan dalam
- Jangka panjang
- EFek samping kecil,
- Tidak perlu menyimpan obat suntik
- Perubahan pada kulit mengalami gatal-gatal
- Warna kulit gelap
- Peningkatan berat badan
- Perdarahan tidak teratur
- Sangat efektif
- Jangka panjang
- Tidak mempengaruhi hubungan seksual
- Tidak ada efek samping hormonal
- Dapat dipasang segera setelah melahirkan
- Tidak ada interaksi dengan obat-obat
- Terjadi pendarahan yang lebih banyak (lebih hebat) dari haid biasa
- Mengalami keterlambatan haid
- Mengalami keputihan, suhu badan meningkat, mengigil
- Kelebihan
- Pengembalian tingkat kesuburan cepat setelah pencabutan
- Tidak memerlukan pemeriksaan dalam
- Dapat dicabut setiap saat sesuai dengan kebutuhan
- Kekurangan
- Insersi dan pengeluaran harus dilakukan oleh tenaga medis
- Lebih mahal
- Timbul perubahan pola haid
- Kelebihan
- Tidak mengganggu bersenggama
- Kekurangan
- Permanen
- Nyeri setelah prosedur serta komplikasi lain akibat pembedahan dan anestesi