← Kembali ke Informasi Terkini

Berita

“Apa itu Gagal Nafas Akut ?”

Klaten, Kamis 13 Juli 2023, Tim Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) menyelenggarakan siaran kesehatan dengan tema “Apa itu Gagal Nafas Akut?”. Narasumber Apriliani, AMK. Acara diselenggarakan di ruang radio sentral RSST. Gagal nafas adalah suatu kondisi dimana sistem respirasi gagal untuk melakukan fungsi pertukaran gas, pemasukan oksigen dan pengeluaran karbondioksida. Ketidakmampuan itu dapat dilihat dari kemampuan jaringan untuk memasukkan oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Gagal nafas akut adalah ketidakmampuan sistem pernafasan untuk mempertahankan suatu keadaan pertukaran udara antara atmosfer dengan sel-sel tubuh yang sesuai dengan kebutuhan tubuh normal. Gagal nafas akut terjadi dalam berbagai gangguan baik Pulmoner maupun Nonpulmoner. Gagal nafas akut menempati urutan pertama dalam sistem kegawatan karena apabila seseorang mengalami gagal nafas maka waktu yang tersedia terbatas sehingga penanganan yang cepat dan tepat sangat diperlukan. Salah satu penanganan untuk mengatasi gagal nafas adalah pemberian bantuan pernafasan melalui ventilator yang berfungsi untuk membantu fungsi paru dalam pemenuhan oksigen tubuh. Penyebab Umumnya gagal nafas akut disebabkan adanya kerusakan atau gangguan pada organ paru- paru.
  • Sepsis (komplikasi berbahaya akibat infeksi)
  • Kecelakaan atau benturan hebat yang secara langsung, misalnya trauma pada kepala, leher dan dada yang dapat merusak paru- paru atau bagian otak pengatur pusat pernafasan
  • Menghirup (tertelan) muntahan (misalnya saat kejadian hamper tenggelam), tersedak makanan yang masuk ke pernafasan
  • Pneumonia berat atau infeksi berat pada paru- paru
  • Perdarahan hebat yang memerlukan transfusi
  • Peradangan Pankreas
Gejala
  • Pusing
  • Kesulitan bernafas
  • sesak nafas berat
  • Pernapasan dangkal dan cepat (kesulitan bernafas)
  • Kelelahan yang berat
  • Mengantuk, kebingungan, cemas (perubahan kesadaran)
  • Tekanan darah yang rendah
Faktor risiko
  • Aktif merokok
  • Berusia di atas 65 tahun
  • Memiliki penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
  • Terdapat infeksi kuman penyakit yang menyebar luas melalui aliran darah
  • Menjalani operasi berisiko tinggi atau pengobatan kemoterapi
  • Memiliki kadar protein rendah pada darah
Pencegahan gagal nafas Anda dapat melakukan pencegahan gagal nafas melalui menjaga organ yang dapat memicu gagal nafas. Seperti perawatanuntuk penyakit paru (terutama PPOK) menghindari konsumsi narkoba dan alcohol yang terlalu tinggi dan pertolongan pertama pada kecelakaan yang tepat untuk pasien dengan cedera pada dada. Penanganan medis Bila ada seseorang yang mengalami gagal napas sebaiknya segera ditangani oleh dokter di IGD rumah sakit. Setelah pertolongan pertama diberikan dan kondisi pasien sudah stabil, pasien mendapatkan perawatan lebih lanjut di unit perawatan intensif.
  1. Bantuan pernafasan
  • Terapi oksigen untuk meningkatkan kadar oksigen dalam darah
  • Trakeostomi
  • Ventilasi mekanis, yaitu teknik memberikan bantuan pernapasan dengan menggunakkan mesin ventilator
  1. Penanganan cairan
Terlalu banyak cairan di dalam tubuh dapat menyebabkan penumpukan cairan pada paru-paru. Terlalu sedikit cairan dapat menyebabkan organ dan jantung tegang dan syok. Jumlah cairan intravena harus diatur dengan hati-hati.
  1. Pengobatan penyakit penyerta
Pengobatan dilakukan sesuai dengan penyebab gagal nafas akut. Daftar Pustaka
  • Dewi Shintya Mas Ayu Dewa. 2017. Diagnosis dan Penatalaksanaan Gagal Nafas Akut. Bagian Anestesi dan Reanimasi Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.
  • Ramah Thivyaroobini, dr. Putu Kurniyanta,Sp.An. 2016. Terapi Oksigen pada Pasien Kegagalan Pernafasan. SMF/Bagian Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Rsup Sanglah Denpasar.