← Kembali ke Informasi Terkini
“Manfaat ASI untuk Kesehatan Bayi”
Klaten, Senin 7 Agustus 2023, Tim Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) menyelenggarakan penyuluhan kesehatan dengan tema “Manfaat ASI untuk Kesehatan Bayi”. Narasumber Ririn Heryanni, SST. Acara diselenggarakan di Instalasi Rawat Jalan Terpadu (IRJT) RSST.
Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber makanan yang mengandung nutrisi yang lengkap untuk bayi, dengan komposisi yang sesuai dengan kebutuhan bayi, serta sebagai makanan tunggal untuk memenuhi semua kebutuhan bayi sampai usia 6 bulan. ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja pada bayi sampai usia 6 bulan tanpa tambahan cairan ataupun makanan lain. ASI dapat di berikan pada bayi berusia 2 tahun. ASI disebut sebagai makanan terbaik karena mengandung berbagai macam zat gizi dan nutrisi yang berguna bagi bayi dalam tahap kehidupan pertamanya. Selain itu, didalam ASI mengandung berbagai antibodi dan zat kekebalan tubuh sehingga bayi tidak mudah sakit.
Komposisi zat gizi ASI
ASI dapat dikatakan suatu emulsi dalam larutan protein, laktosa, vitamin, dan mineral yang sangat berfungsi sebagai makanan untuk bayi. Oleh sebab itu, ASI dalam jumlah yang cukup dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi selama 6 bulan pertama kelahiran. Adapun komposisi zat gisi dari ASI adalah karbohidrat, protein, lemak, mineral, Kolostrum, Laktosa, Karnitin, vitamin, Laktoferin, Lactobacillus dan Lisozim.
Jenis ASI
- Kolostrum (ASI hari 1-7), Kolostrum merupakan susu pertama keluar, berbentuk cairan kekuningan yang diproduksi beberapa hari setelah kelahiran dan berbeda dengan ASI transisi dan ASI matur. Kolostrum mengandung protein tinggi 8,5%, sedikit karbohidrat 3,5%, lemak 2,5%, garam dan mineral 0,4%, air 85,1%, dan vitamin larut lemak.
- Masa transisi (ASI hari 7-14), ASI ini merupakan transisi dari kolostrum ke ASI matur. Kandungan protein makin menurun, namun kandungan lemak, laktosa, vitamin larut air, dan volume ASI akan makin meningkat. Peningkatan volume ASI dipengaruhi oleh lamanya menyusui yang kemudian akan digantikan oleh ASI matur.
- ASI matur, ASI matur merupakan ASI yang disekresi dari hari ke-14 seterusnya dan komposisinya relatif konstan.
- Mengandung Kolostrum yang kaya antibodi
- Memberi nutrisi ideal/ sempurna untuk bayi
- Mencegah alergi
- Membentuk ikatan batin ibu dengan anak
- Meningkatkan kecerdasan anak
- Anak berpotensi memiliki berat badan ideal
- Menurunkan risiko Diabetes, obesitas
- Perlindungan dari penyakit dan antibodi
- Bertambahnya kerentanan terhadap penyakit
- Beban biaya pengobatan (akibat terhambatnya optimalisasi pembentukan antibodi)
- Kerugian kognitif (terhambatnya optimalisasi IQ anak)
- Beban biaya susu formula
- Mempersiapkan payudara bila diperlukan
- Mempelajari ASI dan tata laksana menyusui
- Menciptakan dukungan keluarga, teman dan sebagainya
- Memilih tempat melahirkan yang :sayang ibu
- Memilih tenaga kesehatan yang mendukung pemberian ASI secara Eksklusif
- Mencari ahli persoalan menyususi seperti klinik laktasi
- Menciptakan suatu sikap yang positif tentang ASI dan menyusui
- Sandewi Sartika. 2018. Hubungan Pemberian Asi Eksklusif dengan Pertumbuhan dan Perkembangan pada Bayi Usia 7-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Tahun 2018. Skripsi Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kendari.
- Yanti Suci. 2021. Faktor yang Mempengaruhi Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi Usia 6 Bulan Keatas di Wilayah Kerja Puskesmas Ponre Kabupaten Bone. Skripsi Fakultas Kesehatan Masyarakat Departemen Biostatistik/KKB Universitas Hasanuddin.
