← Kembali ke Informasi Terkini
Yuk, Mengenal Apa itu Vaksin Rotavirus?
Klaten, Jumat 15 September 2023, Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) menyelenggarakan penyuluhan kesehatan dengan tema “Apa itu Vaksin Rotavirus?”. Acara diselenggarakan di Instalasi Rawat Jalan Terpadu (IRJT) RSST.
Diare merupakan penyakit yang masih sering terjadi, terutama di negara berkembang. Diare yang berulang pada anak dapat menimbulkan Stunting sebab anak kehilangan zat yang dibutuhkan tubuh untuk tumbuh. Rotavirus merupakan salah satu penyebab diare pada anak. Diare yang disebabkan oleh Rotavirus sangat cepat menular. Perlindungan infeksi Rotavirus dapat dilakukan dengan imunisasi/ vaksin. Vaksin adalah zat atau senyawa yang berfungsi untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit. Vaksin mengandung bakteri, racun, atau virus penyebab penyakit yang telah dilemahkan atau sudah dimatikan. Saat dimasukkan ke dalam tubuh seseorang, vaksin akan merangsang sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi antibodi. Vaksin Rotavirus (RV) merupakan vaksin hidup yang dilemahkan (Live Attenuated) yang diberikan secara oral, yang dapat bereplikasi di usus manusia untuk menghasilkan respons imun. Dengan mempertimbangkan tingginya beban penyakit diare dan telah adanya beberapa studi tentang diare yang disebabkan oleh Rotavirus serta rekomendasi dari WHO dan Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization/ ITAGI) dan tersedianya vaksin yang aman dan efektif serta meningkatkan kualitas hidup anak, maka perlu dilakukan pemberian imunisasi RV sebagai upaya komprehensif pencegahan diare.
Gejala infeksi Rotavirus
Diare selama 3-8 hari
Demam
Muntah
Nyeri perut
Diare akibat infeksi rotavirus sering menyebabkan dehidrasi, gejala yang bisa muncul bila terjadi dehidrasi yaitu
- Jarang buang air kecing
- Pusing
- Mulut dan tenggorokan kering
- Tidak ada air mata saat menangis
- Lemas
- Mata cekung
- Vaksin Monovalen
- Vaksin Pentavalen
- Puskesmas, Puskesmas Pembantu
- Rumah Sakit
- Fasilitas pelayanan kesehatan lainnya yang memberi pelayanan imunisasi
- Mencegah penularan diare akibat Rotavirus
- Berkurangnya risiko infeksi Rotavirus
- Berkurangnya beban ekonomi setiap keluarga yang muncul saat anak rawat inap di rumah sakit akibat penyakit Rotavirus, orang tua bisa menjaga produktivitas kerja sehingga roda ekonomi tetap berjalan lancar
- Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (rajin mencuci tangan dan meningkatkan kualitas sanitasi di setiap rumah tangga)
- Menurunkan risiko komplikasi diare dan penyakit pencernaan seperti GE (Gastro Enteritis)
- Menyebarkan informasi/ memberikan edukasi kesehatan bahwa diare dapat dicegah dengan imunisasi
- Melengkapi imunisasi bayinya supaya menjadi contoh untuk keluarga lain
- Memastikan bahwa anak yang sudah diimunisasi dan menjaga kebersihan makanan dan menerapkan cuci tangan
- Kementerian Kesehatan RI. 2023. Petunjuk Teknis Pemberian Imunisasi Rotavirus (RV).
- Vinandyanata Dwiky Made I,dkk. 2021. Hubungan Vaksinasi Rotavirus Pentavalent dengan Kejadian Diare pada Anak Usia 6-24 Bulan di Denpasar. Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa. Aesculapius Medical Journal Volume 1 Nomer 1 2021.
