← Kembali ke Informasi Terkini

Berita

“Apa itu Kebersihan Tangan”

Klaten, Rabu 13 Septemper 2023 Tim Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) menyelenggarakan siaran kesehatan dengan tema “Apa itu Kebersihan Tangan ?”. Narasumber Nurtami, S.ST, Ners. Acara diselenggarakan di ruang radio sentral RSST. Kebersihan tangan adalah suatu prosedur membersihkan tangan dengan menggunakan sabun antiseptik di bawah air mengalir atau menggunakan Handrub cairan berbasis alkohol. Kebersihan diperlukan untuk menjamin kesehatan, oleh karena itu kebersihan harus ditanamkan pada setiap individu mulai dari hal kecil seperti mencuci tangan. Mencuci tangan bukanlah pekerjaan yang sulit namun tidak semua orang mau membiasakannya. Hampir seluruh orang terbiasa mencuci tangan tetapi belum mengetahui cara yang benar. Paradigma tangan bersih hanya sekilas tangan tersebut tidak berbau dan tidak terlihat kotor, padahal tangan merupakan jalan masuk penyakit ke dalam tubuh manusia. Mencuci tangan adalah proses yang secara mekanik melepaskan kotoran dan kuman dari kulit tangan dengan menggunakan sabun dan air bersih atau cairan antiseptik berbasis alkohol. Cuci tangan merupakan prosedur paling penting dalam pencegahan dan pengendalian infeksi khususnya selama berada dalam tempat pelayanan kesehatan (Rumah Sakit, Klinik, Puskesmas dan lain- lain). Tujuan
  • Menjaga kebersihan diri
  • Mencegah infeksi silang dan sebagai pelindung diri
  • Untuk menghindari penularan penyakit melalui tangan
Mencuci tangan terdapat 2 cara yaitu : 1.Cuci tangan dengan Hand Rub / Hand Sanitizer Cuci tangan Hand Rub adalah suatu prosedur membersihkan tangan dengan cairan berbasis alkohol. Waktu yang di butuhkan adalah 20-30 detik 2.Cuci tangan dengan Hand Wash adalah prosedur membersihkan tangan dengan menggunakan sabun antiseptik dibawah air mengalir. Waktu yang di butuhkan adalah 40-60 Mengapa kebersihan tangan itu penting ?
  1. Kuman ada di mana mana dan tidak terlihat langsung dengan mata
  2. Tangan adalah anggota tubuh yang paling sering bersentuhan dengan orang lain atau benda sekitar kita,sehingga melalui tangan dapat dipindahkan kuman, yang dapat menyebabkan penyakit,oleh karena itu kita harus selalu menjaga kebersihan tangan
Siapa yang harus melakukan kebersihan tangan?
  1. Setiap orang yang kontak langsung dengan pasien ( dokter, perawat, bidan, petugas fisoterapi dan lain lain)
  2. Setiap orang yang bekerja di rumah sakit, kontak tidak langsung dengan pasien (Gizi,Farmasi dan lain lain)
  3. Setiap personil yang berkontribusi dengan prosedur yang dilakukan terhadap pasien
  4. Setiap orang yang bekerja di Rumah sakit atau Faskesmas
  5. Pengunjung dan penunggu pasien
Kapan kita harus malakukan cuci tangan? a.Bila tidak memberikan pelayanan langsung pasien
  1. Sebelum dan setelah makan
  2. Sebelum dan setelah dari kamar mandi
  3. Apabila tangan kita nampak kotor
  4. Setelah bepergian
  5. Sebelum masuk dan ketika akan meninggalkan rumah sakit
  6. Segera setelah membersihkan skresi hidung
b.Bagi petugas yang memberikan pelayanan langsung ke pasien/ Five Moment
  1. Sebelum menyentuh pasien, petugas cuci tangan saat mendekat/s ebelum menyentuh dengan pasien
  2. Sebelum melakukan tindakan aseptik
  3. Setelah terpapar cairan tubuh pasien
  4. Setelah menyentuh pasien
  5. Setelah menyentuh lingkungan sekitar pasien. Petugas segera cuci tangan setealah menyentuh obyek/ Furniture disekitar pasien (tempat tidur pasien, meja pasien, tiang infus dan lain lain)
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan melakukan cuci tangan
  1. Kuku harus pendek dan tidak memakai kuteks
  2. Assesoris di tangan (cincin, gelang, arloji dan lain lain) harus dilepas. Hasil penelitian : menyebutkan kulit dibawah perhiasan terjadi kolonisasi berat yang sulit dibersihkan
  3. Bila memakai baju lengan panjang disingsingkan
Langkah kebersihan tangan
  1. Tuangkan cairan antiseptik berbasis alkohol 2-3 tetes di telapak tangan, ratakan dengan menggosok pada kedua telapak tangan
  2. Gosok punggung dan sela sela jari tangan kiri dengan tangan kanan, pada kedua tangan
  3. Gosok kedua telapak dan sela sela jari kedua tangan
  4. Gosok punggung jari kedua tangan dengan posisi tangan saling mengunci
  5. Gosok ibu jari kiri berputar dalam genggaman tangan kanan,lakukan pada kedua tangan
  6. Gosokan dengan memutar ujung jari jari tangan kanan di telapak tangan kiri
Daftar Pustaka
  • Rosyidah Nurul Alif. 2014. Hubungan Perilaku Cuci Tangan terhadap Kejadian Diare pada Siswa di Sekolah Dasar Negeri Ciputat 02. Skripsi Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
  • Sukmowati Indah. 2023. Hubungan antara Tingkat Pengetahuan dengan Kemampuan Cuci Tangan pada Keluarga Pasien di Ruang Rawat Inap RSI Sultan Agung Semarang. Skripsi Program Studi S1 Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung Semarang.