← Kembali ke Informasi Terkini

Berita

“Apa itu Penyakit Hepatitis?”

Klaten, Rabu 4 Oktober 2023, Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) menyelenggarakan penyuluhan kesehatan dengan tema “Apa itu Penyakit Hepatitis?”.Narasumber Indria Dwi Utami, AMK. Acara diselenggarakan di Instalasi Rawat Jalan Terpadu (IRJT) RSST. Penyakit Hepatitis adalah keadaan radang atau cedera pada hati, sebagai reaksi terhadap virus, obat atau alkohol. Hepatitis yang berlangsung kurang dari 6 bulan disebut hepatitis akut, hepatitis yang berlangsung lebih dari 6 bulan disebut hepatitis kronis. Penyakit hepatitis merupakan suatu kelainan berupa peradangan organ hati yang dapat disebabkan oleh infeksi virus, gangguan metabolisme, obat-obatan, alkohol, maupun parasit. Selain itu meningkatnya kasus obesitas, Diabetes Mellitus dan Hiperlipidemia membawa konsekuensi bagi komplikasi hati, salah satunya hepatitis. Hepatitis virus merupakan infeksi sistemik oleh virus disertai nekrosis dan klinis biokimia serta seluler yang khas. Kejadian hepatitis dipengaruhi oleh perilaku seseorang. Orang yang berisiko terkena Hepatitis antara lain orang yang mengunjungi atau tinggal di daerah endemis Hepatitis, seseorang yang tinggal di daerah dengan kondisi lingkungan buruk, seseorang dengan Personal Hygiene yang rendah seperti penerapan PHBS yang kurang, cara pengolahan makanan yang kurang baik. Kondisi lingkungan dan sanitasi yang kurang baik, kemampuan masyarakat untuk menjaga kebersihan dirinya yang masih kurang dan juga tingkat pengetahuan kesehatan yang kurang. Penyebab Infeksi Hepatitis biasanya disebabkan oleh virus hepatitis. Virus ini memiliki lima tipe utama yang disebut dengan tipe A, B, C, D, dan E. Kelimanya menular dengan cara yang berbeda dan menyebabkan jenis-jenis penyakit yang berbeda. Tanda dan gejala
  • Demam ringan
  • Badan lemah dan lesu
  • Nyeri pada otot
  • Tidak nafsu makan/ nafsu makan turun drastis
  • Air seni berwarna gelap dan tinja berwarna pucat
  • Kulit badan dan bola mata terlihat kekuning kuningan
Penularan Penularan virus Hepatitis bergantung pada jenisnya. Hepatitis A dan E menular melalui makanan atau air. Hepatitis B, C, dan D menular melalui kontak langsung dengan cairan tubuh dari orang yang terinfeksi. Faktor risiko
  • Petugas medis / kesehatan seperti dokter, dokter gigi, perawat, bidan
  • Petugas laboratorium seperti Analis Laboratorium
  • Pengguna jarum suntik seperti pada pengguna narkoba suntik yang berbagi jarum
  • Penderita / pasien yang berbagi peralatan medis atau peralatan gigi yang tidak steril
  • Orang memberikan atau menerima akupunktur dan / atau tato dengan peralatan medis yang tidak steril
  • Seseorang yang mengonsumsi alkohol
Komplikasi
  1. Fibrosis adalah kondisi yang disebabkan oleh jaringan parut hati. Dalam kondisi ini, hati menjadi rusak akibat peradangan yang terjadi terus-menerus, menciptakan jaringan parut untuk memperbaiki dirinya.
  2. Sirosis adalah fibrosis berkembang menjadi lebih luas
  3. Gagal hati adalah komplikasi hepatitis yang serius namun jarang terjadi. Apabila hati tidak lagi berfungsi, tubuh akan mengalami malfungsi yang pada akhirnya dapat berakibat fatal.
  4. Kanker hati adalah komplikasi dari sirosis
  5. Glomerulonefritis adalah Glomerulonefritis adalah gangguan ginjal yang disebabkan oleh peradangan yang paling sering berhubungan dengan respons imun
  6. Cryoglobulinemia adalah penyakit langka yang disebabkan oleh sekelompok abnormal sejenis protein yang menyumbat pembuluh darah kecil.
  7. Hipertensi portal, salah satu fungsi esensial hati adalah menyaring darah. Akan tetapi, sirosis dan masalah lain dapat mengganggu sistem sirkulasi portal hati. Saat sistem portal ini tersumbat, maka darah tidak dapat kembali ke hati dari sistem pencernaan dan tekanan meningkat, menciptakan kondisi yang disebut sebagai hipertensi portal
  8. Ensefalopati Hepatic, kehilangan fungsi hati yang parah, seperti gagal hati, dapat menyebabkan otak mengalami peradangan
  9. Porfiria adalah sekelompok penyakit yang disebabkan oleh masalah pemrosesan bahan kimia penting dalam tubuh yang disebut porfirin
  10. Koinfeksi virus Komplikasi lainnya dari hepatitis adalah kemungkinan terjadinya dua infeksi virus pada saat yang bersamaan. Hepatitis tidak menyebabkan infeksi kedua, tetapi hepatitis mempersulit sistem kekebalan tubuh untuk berhasil menyerang virus lainnya.
Pemeriksaan
  1. Pemeriksaan fisik dan tes darah
  2. Tes fungsi hati
  3. Tes anti bodi
  4. Pencitraan
  5. Biopsi
Pencegahan Agar terhindar dari Hepatitis, seseorang sebaiknya menerapkan pola hidup bersih dan sehat seperti :
  • Hindari kontak langsung dengan pasien
  • Menjaga kebersihan sumber air agar tidak terkontaminasi virus Hepatitis
  • Mencuci bahan makanan yang akan dikonsumsi
  • Tidak berbagi pakai sikat gigi, pisau cukur, atau jarum suntik dengan orang lain
  • Tidak menyentuh tumpahan darah tanpa sarung tangan pelindung
  • Melakukan hubungan seksual yang aman yaitu tidak berganti-ganti pasangan
  • Tidak mengonsumsi alkohol
Antusias peserta sangat baik serta ada umpan balik pertanyaan dari pasien kepada narasumber. Daftar Pustaka
  • Harisma, F. B. dkk. (2018). Analisis Kejadian Luar Biasa Hepatitis A Di Sma X Kabupaten Lamongan Tahun 2018. Jurnal Berkala Epidemiologi. Volume 6 Nomor 2 (2018) 112-121
  • (2020). Epidemiologi Penyakit Hepatitis. Mulawarman University. ISBN : 978-602-6834-XX-X