← Kembali ke Informasi Terkini
“Mengenal Skoliosis”
Klaten, Februari 2024, Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) menyelenggarakan siaran kesehatan dengan tema “Mengenal Skoliosis”. Narasumber Dini Permatasari, Ners. Acara diselenggarakan di ruang radio sentral RSST.
Skoliosis merupakan gangguan pada tulang belakang yang bisa dialami oleh siapa saja, baik perempuan maupun laki-laki. Penyebab Skoliosis sebenarnya sangat beragam dan bisa muncul tanpa disadari. Gangguan ini tidak jarang menimbulkan rasa sakit sampai kondisi tidak nyaman dalam tubuh. Skoliosis adalah kelainan bentuk tulang belakang hingga membentuk huruf C atau S jika dilihat dari depan. Kelainan ini sering ditemukan pada anak-anak sebelum masa pubertas, sekitar umur 10—15 tahun. Gangguan ini biasanya menimbulkan gejala yang ringan, akan tetapi dapat parah seiring dengan bertambah usia. Skoliosis bisa muncul karena bawaan lahir dari seseorang. Namun, kebiasaan buruk yang dilakukan berulang juga dapat menimbulkan gangguan tulang belakang. Kondisi yang terlihat bisa tubuh bengkok, kaki tidak rata, hingga muncul benjolan pada salah satu bagian tubuh.
Penyebab
- Bawaan lahir (Skoliosis Kongenital)
- Faktor genetik
- Faktor usia yang membuat sendi tulang belakang mulai aus
- Gangguan saraf dan otot
- Infeksi atau cedera tulang belakang
- Tubuh condong ke satu sisi
- Salah satu bagian bahu terlihat lebih tinggi
- Tinggi pinggang tidak rata
- Salah satu tulang belikat tampak lebih menonjol
- Punggung kaku
- Nyeri punggung
- Nyeri kaki
- Kelelahan akibat punggung kaku
- Nyeri punggung dan berkepanjangan
- Postur tubuh terganggu
- Gangguan organ dalam
- Kerusakan saraf tulang belakang
- Perubahan cara berjalan
- Kesulitan bernapas
- Gangguan Kardiovaskular
- Rontgen
- CT Scan
- MRI
- Melatih Postur Tubuh dengan menerapkan prinsip ergonomi
- Konsumsi Nutrisi dan Olahraga Teratur
- Hindari Duduk Terlalu Lama
