← Kembali ke Informasi Terkini
“Mengenal Kardiomiopati”
Klaten, Senin 29 Februari 2024, Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) menyelenggarakan siaran kesehatan dengan tema “Mengenal Kardiomiopati”. Narasumber Erna Widiastuti Suharta, S.Kep.Ns. Acara diselenggarakan di ruang radio sentral RSST.
Kardiomiopati adalah penyakit yang terjadi karena adanya kelainan pada otot jantung atau yang disebut dengan lemah jantung. Kardiomiopati dapat membentuk otot jantung yang tebal, kaku atau dapat membentuk jaringan parut ketika organ jantung memburuk, kinerja organ vital akan melemah hal ini berakibat jantung tidak dapat memompa darah ke seluruh tubuh dengan optimal jika tidak segera ditanggani Kardiomiopati dapat menyebabkan komplikasi seperti gangguan irama jantung. Kondisi ini seringkali berakhir dengan menjadi gagal jantung. Di Indonesia, jenis Kardiomiopati yang paling banyak dijumpai adalah Kardiomiopati Dilatasi.
Tanda
- Tungkai kaki membengkak (Edema tungkai)
- Perut kembung karena penumpukan cairan
- Menjadi mudah lelah dan letih
- Mengalami nyeri dada dada dan pusing
- Denyut jantung yang tidak beraturan (Aritmia)
- Penglihatan berkunang-kunang
- Jantung berdebar-debar secara terus menerus
- Terjadi batuk saat tidur terlentang
- Nafas pendek setelah melakukan aktifitas berat
- Memiliki keluarga dengan riwayat Kardiomiopati
- Menderita berat badan berlebih atau Obesitas
- Menderita Hipertensi kronis
- Memiliki riwayat serangan jantung, penyakit Jantung Koroner atau infeksi jantung
- Penderita penyakit Tiroid atau Diabetes
- Mengalami kekurangan vitamin dan mineral
- Memiliki riwayat Kemoterapi atau Radioterapi
- Memiliki riwayat penyakit Hemokromosis, Amiloidosis, Sarkoidosis
- Memiliki kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol secara berlebih
- Menyalahgunakan obat-obatan tertentu seperti Kokain, Amfetamin, Steroid
- Elektrokardiogram ( EKG ), untuk mendeteksi aktifitas kelistrikan jantung dan menilai ada tidaknya kelainan irama jantung
- Ekokardiogram ( USG jantung ) untuk memeriksa struktur dan fungsi jantung, termasuk menilai kondisi katup jantung
- Treadmill Stres, Test untuk memantau irama jantung pada saat tubuh mengalami tekanan akibat akitivitas fisik berat
- Rontgen dada untuk melihat ada tidaknya pembesaran jantung (Kardiomegali)
- Mengurangi berat badan jika mengalami Obesitas
- Istirahat cukup
- Olahraga teratur
- Mengelola stres dengan baik
- Menghentikan kebiasaan merokok
- Mengurangi konsumsi minuman beralkohol
- Mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang
- Melakukan pemeriksaan rutin ke dokter jika menderita penyakit yang bisa meningkatkan risiko terjadinya kardiomiopati seperti Hipertensi, Diabetes atau penyakit Tiroid.
