← Kembali ke Informasi Terkini
Mengenal Gagal Ginjal
Klaten, Jumat 8 Maret 2024, Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) menyelenggarakan pendidikan kesehatan dengan tema “Mengenal Gagal Ginjal”. Narasumber Rika Susilowati, Ners. Acara diselenggarakan di Instalasi Rawat Jalan Terpadu (IRJT) RSST.
Ginjal adalah sepasang organ yang berbentuk seperti kacang. Organ ini berada di area punggung bagian bawah. Saat fungsi ginjal terganggu, dapat terjadi beragam komplikasi, seperti anemia, gangguan elektrolit, hingga penumpukan racun. Ada beberapa jenis penyakit ginjal yang umum terjadi yaitu penyakit ginjal kronis atau gagal ginjal kronis, gagal ginjal kronis adalah kondisi ketika fungsi ginjal menurun secara bertahap selama lebih dari 3 bulan. Gagal ginjal kronis dapat disebabkan oleh Hipertensi, Diabetes tipe 1 dan 2, penyakit Autoimun atau penyakit infeksi pada ginjal. Gagal ginjal terjadi ketika ginjal tidak mampu mengangkut sampah metabolik tubuh atau melakukan fungsi regulernya. Suatu bahan yang biasanya di eliminasi di urin menumpuk dalam cairan tubuh akibat gangguan eksresi renal dan menyebabkan gangguan fungsi Endokrin dan metabolik, cairan, elektrolit serta asam basa. Penyakit ginjal dapat dicegah dan perkembangan menjadi penyakit ginjal tahap akhir dapat ditunda dengan akses yang tepat ke diagnostik dasar dan perawatan dini.
Fungsi ginjal
- Menyeimbangkan cairan tubuh
- Memproduksi sel darah merah
- Mengatur tekanan darah
- Menyaring 120-150 liter darah perhari
- Mengaktifkan vitamin D untuk kesehatan tulang
- Volume aliran darah ke ginjal yang rendah
- Saluran kemih yang terganggu
- Mempunyai riwayat Diabetes Melitus
- Saluran kemih terganggu
- Mempunyai riwayat darah tinggi
- Mengonsumsi makanan dan minuman penyebab gagal ginjal
- Sering menahan buang air kecil
- Mempunyai genetik dan penyakit autoimun
- Melakukan pola hidup tidak sehat
- Nyeri punggung bawah
- Lelah setiap saat
- Panas dingin pada tubuh
- Pusing
- Kulit kasar atau gatal
- Pembengkakakn pada tangan, kaki, wajah
- Mengalami tekanan darah tinggi
- Mengalami gula darah tinggi
- Sering mual dan muntah
- Nafas berbau karena bu mulut
- Sering terbangun di malam hari karena buang air kecil
- Urin berbusa dan warna urin gelap
- Penumpukan cairan di paru- paru yang dapat menyebabkan sesak nafas
- Nyeri dada sebab radang pada selaput yang melindungi jantung
- Otot yang melemah karena cairan dan elektrolit dalam tubuh tidak seimbang
- Kerusakan ginjal permanen pada fungsi ginjal sehingga diperlukan dialisis atau transplantasi ginjal untuk bertahan hidup
- Kematian akibat hilangnya fungsi ginjal dalam tubuh
- Tes Urine (Urinalisis)
- Tes Kreatinin
- Tes GFR (Glomerulo Filtration Rate)
- USG Urologi
- Obat-obatan (beberapa obat yang dapat diberikan oleh dokter)
- Hemodialisa, pada pasien yang ginjalnya sudah tidak bisa berfungsi dengan normal, dokter akan menyarankan tindakan cuci darah (Dialisis). Cuci darah merupakan prosedur medis untuk menggantikan fungsi ginjal dalam menyaring darah, serta membuang limbah dan racun dari dalam tubuh.
- Menerapkan pola hidup sehat
- Rutin memeriksakan ginjal agar mengetahui apakah fungsi ginjal masih baik
- Bila mempunyai riwayat penyakit Diabetes Melitus, pastikan selalu mengontol kadar gula darah agar terkendali
- Bila mempunyai riwayat tekanan darah tinggi, pastikan tekanan darah terkontrol
- Mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang sesuai dengan diet gagal ginjal
- Rutin minum obat sesuai anjuran dokter
- Rutin kontrol ke dokter
