← Kembali ke Informasi Terkini
Peninjauan Fasilitas Kesehatan dalam Rangka Arus Mudik dan Arus Balik oleh Direktur Layanan Primer Kemenkes
Dalam menghadapi arus mudik dan arus balik lebaran Hari Raya idul Fitri 1445 H atau 2024 M, Kementerian Kesehatan melalui Dirjen Layanan Primer Ditjen Yankes Kemenkes Melakukan Pemantauan Fasilitas Kesehatan Posko Kesehatan termasuk di Rumah Sakit Soeradji Tirtonegoro di Klaten Jawa Tengah.
Kunjungan selama 3 hari diawali di Jawa, Sumatera, Kalimantan hingga Sulawesi dengan menerjunkan 8 Tim dimulai dari Kota Jakarta menuju ke sejumlah kota termasuk di Jogjakarta hingga Jawa Tengah. Pada hari Jumat, 5 April 2024 kunjungan di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten Jawa Tengah. Kunjungan dipimpin langsung oleh Dirjen Layanan Primer DitJen YanKes Kemenkes dr. Obrin Parulian M. Kes di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten yang diterima Direktur Medik dan Keperawatan RSST dr. Widodo Wirawan, M. Kes dan Direktur Perencanaan, Keuangan dan Layanan Operasional Dewi Anggraini, SE, MM beserta jajaran dan staf dengan melakukan pemantauan pelayanan langsung di IGD Rumah Sakit Soeradji Tirtonegoro Klaten.
Saat ini dalam menghadapi arus mudi lebaran telah disiapkan 15.705 Fasilitas Kesehatan disiagakan di 38 Provinsi, 10.147 Puskesmas, 3.628 Rumah Sakit, 321 Publik Safety Center PSC 119, 51 Balai Karantina Kesehatan dan 1.569 Pos Pelayanan Kesehatan di sepanjang Jalur Mudik dikarenakan diperkirakan mudik 2024 akan meningkat 193,6 Juta orang dibanding tahun sebelumnya 2023 yakni 123,8 juta orang.
Sedangkan di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten untuk pelayanan IGD akan melayani 24 jam, pelayanan penunjang siap 24 jam baik on call maupun on site. Rawat jalan buka pada senin 8 dan 15 April 2024 dan layanan baik rawat inap hingga kemoterapi tetap melayani pada libur dan cuti bersama.
Diharapkan dengan kesiapan pelayanan tersebut arus mudik dan balik lebaran 1445 H dapat berjalan dengan aman, sehat, tertib, selamat dan lancar sesuai dengan tema mudik yang diusung pemerintah tahun ini yakni Mudik Ceria Penuh Makna.

