← Kembali ke Informasi Terkini
“Mengenal Ulkus Dekubitus”
Rabu 13 November 2024 Tim Promosi Kesehatan - Humas Rumah Sakit Soeradji Tirtonegoro menyelenggarakan pendidikan kesehatan dengan tema “Mengenal Ulkus Dekubitus”. Narasumber Ns. Supriadi, S.Kep. Acara diselenggarakan di ruang tunggu poliklinik Instalasi Rawat Jalan Terpadu rumah sakit Soeradji Tirtonegoro.
Informasi yang disampaikan oleh narasumber tentang “Mengenal Ulkus Dekubitus”. Ulkus Dekubitus yaitu kerusakan terlokalisasi di kulit dan jaringan. Penyebabnya adalah tekanan, geseran atau gesekan maupun kombinasi dari ketiganya. Adapun gejala yang muncul antara lain perubahan warna dan tekstur kulit yang tidak biasa, bengkak, muncul cairan nanah, muncul infeksi pada daerah Dekubitus, luka terbuka pada kulit, kulit menjadi lebih lunak atau lebih keras dibandingkan jaringan sekitarnya. Sedangkan faktor risiko dari Ulkus Dekubitus yaitu seseorang yang tidak bisa bergerak, tidak bisa merasakan nyeri , mengalami Malnutrisi sedangkan komplikasi dari Ulkus Dekubitus adalah infeksi serius bahkan dapat menjadi Sepsis (kondisi yang disebabkan reaksi dari sistem imun tubuh terhadap suatu infeksi), Selulitis (kondisi yang terjadi karena adanya infeksi bakteri pada kulit atau jaringan di bawahnya sehingga menyebabkan peradangan), keracunan darah, Infeksi tulang dan sendi, Kanker.
Penanganan yang sebaiknya dilakukan yakni perawatan luka, irigasi luka dilakukan dengan larutan normal Saline dengan menggunakan Spuit, jarum dan Angiokateter, meminum obat sesuai resep dari dokter. Pencegahan terhadap Ulkus Dekubitus yakni dengan meningkatkan pergerakan, mencegah tekanan (tipe posisi), memindahkan tekanan (Interval posisi) dan distribusi tekanan (bantuan posisi).
Hal- Hal yang perlu diperhatikan terhadap seseorang yang mengalami Ulkus Dekubitus adalah:
- Sebaiknya pasien melakukan perubahan posisi setiap 30 menit sekali untuk mencegah timbulnya lesi baru
- Menjaga luka agar tidak basah dan usahakan tetap kering
- Hindari luka terlalu sering kena gesekan baik itu dengan pakaian, tempat tidur maupun benda keras lainnya