← Kembali ke Informasi Terkini
Makanan Sehat untuk Generasi Hebat
Tri Wiji Utami, S.Gz, Gizi untuk anak, semakin bertambahnya umur, aktivitas fisik anak lebih banyak. Usia 10-12 tahun kebutuhan gizi anak laki-laki berbeda dengan anak perempuan. Anak sudah lebih aktif memilih makanan yang disukai. Periode pertumbuhan berjalan terus dengan mantap. Dalam periode tumbuh kembang ini porsi makan anak lebih besar karena kebutuhannya semakin besar mengingat bertambahnya BB dan aktivitas. Pada anak sekolah : kekuatan otot, koordinasi motorik dan stamina meningkat secara progresif. Persentase lemak tubuh juga meningkat sebagai persiapan menghadapi pertumbuhan remaja.
Faktor yang mempengaruhi pemenuhan kebutuhan nutrisi
1.Pengetahuan
Pengetahuan yang kurang tentang manfaat makanan bergizi dapat mempengaruhi pola konsumsi makan
2.Prasangka
Prasangka buruk terhadap beberapa jenis bahan makanan bergizi dapat mempengaruhi gizi seseorang
3.Kebiasaan
Adanya kebiasaan yang merugikan atau pantangan terhadap makanan tertentu dapat mempengaruhi status gizi
4.Kesukaan
Kesukaan yang berlebihan terhadap suatu jenis makanan dapat mengakibatkan kurangnya variasi makanan sehingga tubuh tidak mendapatkan zat - zat yang dibutuhkan secara cukup
5.Usia
Pada usia 0-10 tahun kebutuhan metabolisme bertambah dengan cepat akibat dari faktor tumbuh dan kembang yang cepat pada usia tersebut
Kebutuhan gizi anak
Karbohidrat, Protein, Lemak, Mikronutrient
Prinsip pemberian makanan untuk anak
- Memenuhi kebutuhan nutrisi pada anak
- Pemenuhan vitamin dari sayuran, buah dan kacang-kacangan
- Kalsium diperoleh dari susu, ikan dan kacang-kacangan
- Makanan pokok, lauk pauk, sayur dan buah
- Zat besi dari protein hewani
- Aktifitas dan kebersihan lingkungan harus diperhatikan
- Zat tenaga (Karbohidrat dan lemak)
- Zat pembangun (Protein dan Mineral)
- Zat pengatur (Mineral, Vitamin dan Air)
- Membersihkan makan
- Memisahkan makanan mentah dengan makanan matang
- Memasak makanan sesuai suhu