← Kembali ke Informasi Terkini
Radang Usus Tak Cukup Ditebak, Inilah Pentingnya Endoskopi

Banyak orang mengira sakit perut dan diare berkepanjangan hanya karena salah makan atau stres. Tapi tahukah anda ? Gejala seperti itu bisa jadi tanda radang usus, dan sayangnya, tidak bisa ditebak begitu saja. Di sinilah peran penting endoskopi—alat bantu dokter untuk melihat langsung kondisi usus dari dalam.
Gejala yang Sering Dianggap Sepele
Radang usus, seperti Penyakit Crohn ( radang usus kronis yang menyebabkan peradangan pada bagian saluran pencernaan, mulai dari mulut hingga anus) atau Kolitis Ulseratif (salah satu jenis radang usus kronis yang menyebabkan peradangan dan luka (ulkus) pada lapisan dalam usus besar (kolon) dan rectum), sering menunjukkan gejala yang mirip dengan gangguan pencernaan biasa :
- Sakit perut berulang
- Diare kronis (kadang berdarah)
- Perut kembung
- Berat badan turun tanpa sebab
- Lemas atau mudah lelah
Masalahnya, gejala-gejala ini bisa menipu. Bisa jadi anda hanya kena maag biasa—tapi bisa juga radang usus serius yang memerlukan penanganan jangka panjang.
Apakah, Radang Usus Nggak Bisa Ditebak ?
Sayangnya, radang usus tidak bisa didiagnosis hanya dari gejala atau tanya jawab dengan dokter. Tes darah atau feses memang bisa memberi petunjuk awal, tapi untuk benar-benar memastikan, dokter perlu melihat langsung kondisi saluran cerna bagian dalam.
Di sinilah endoskopi jadi sangat penting.
Apa Itu Endoskopi?
Endoskopi adalah prosedur medis menggunakan alat berbentuk selang kecil dan lentur yang dilengkapi kamera di ujungnya. Alat ini dimasukkan lewat mulut atau anus (tergantung area yang diperiksa), dan memungkinkan dokter :
- Melihat dinding saluran pencernaan secara langsung
- Mendeteksi adanya luka, peradangan, atau pendarahan
- Mengambil sampel jaringan (biopsi) jika perlu
Prosedur ini umumnya aman dan dilakukan dengan bius ringan, jadi tidak seburuk yang dibayangkan.
Mengapa Endoskopi Penting untuk Radang Usus?
Karena hanya dengan endoskopi, dokter bisa :
- Melihat lokasi dan tingkat keparahan peradangan
- Membedakan apakah ini radang usus atau penyakit lain, seperti infeksi atau kanker usus
- Menentukan pengobatan yang tepat berdasarkan kondisi yang terlihat langsung
Tanpa endoskopi, dokter hanya bisa menduga-duga—dan itu berisiko salah penanganan.
Apakah Semua Orang Perlu dilakukan Tindakan Endoskopi ?
Tidak semua pasien langsung disarankan endoskopi. Tapi jika mengalami beberapa hal berikut :
- Diare lebih dari dua minggu
- Darah di feses
- Nyeri perut terus-menerus
- Berat badan turun drastis
Dokter biasanya akan mempertimbangkan prosedur ini untuk memastikan diagnosis yang akurat.
Radang usus bukan penyakit yang bisa ditebak dari luar. Meski gejalanya tampak biasa, bisa jadi kondisi di dalam usus jauh lebih serius. Dengan endoskopi, dokter bisa mendapatkan gambaran jelas dan mengambil tindakan yang tepat sejak dini.
Jadi, jika dokter menyarankan endoskopi jangan takut, jangan tunda. Segera konsultasikan masalah kesehatan usus anda bersama Klinik Penyakit Dalam RS Soeradji Tirtonegoro, langkah penting untuk menjaga kesehatan usus anda jangka panjang. Untuk konsultasi tanpa antri dulu segera download aplikasi Eyang Soeradji.
#sehatbersamasoeradji